Investasi lokal berpotensi dorong pertumbuhan ekonomi
Rabu, 23 Oktober 2013 - 20:51 WIB
Investasi lokal berpotensi dorong pertumbuhan ekonomi
A
A
A
Sindonews.com - Pertumbuhan ekonomi saat ini dipengaruhi investasi, baik itu lokal maupun asing. Semakin banyak dana masuk (income) ke suatu negara, maka pertumbuhan ekonomi akan terus menunjukkan grafik yang baik.
Hal ini dikarenakan investasi bisa menjadi salah satu pangkal terciptanya proses produksi, apalagi di industri pertambangan seperti saat ini.
Demikian diungkapkan Director PT Andaro Tbk, Sandiaga Uno di sela-sela seminar Natural Resources Roundtable di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Menurut Sandiago, outlook peluang investasi masih sangat berpotensi, walaupun ada kekhawatiran jangka pendek dan menengah terkait ekonomi global terutama recovery di Eropa dan China yang mungkin mengakibatkan harga komoditas masih relatif cenderung lemah, harusnya ini menjadikan perusahaan-perusahaan yang bergerak di tambang harus memperhatikan keefisiensi.
“Dalam mencari peluang investasi dibutuhkan koefisiensi. Karena dalam memulai investasi baru akan ada kebutuhan energi dan kebutuhan komoditas yang dapat menghasilkan income yang besar,” ujar Sandiaga.
Tantangannya adalah dalam keadaan ekonomi yang melemah ini, dibutuhkan suatu insentif dan dukungan dari permodalan yang kuat, yaitu mencari local partner atau local investment.
"Sekarang sudah lebih mudah mencari partner lokal. Dimana mereka sudah lebih mampu meningkatkan keprofesionalismean dan bisa menjadi alternatif mitra lokal dari perusahaan-perusahaan besar yang saat ini sulit mengerti skema industri," terangnya.
Dalam memulai investasi baru, kehadiran partner lokal justru sekarang ini mampu membawa pendanaan sendiri.
“Kita sudah lebih profitable, tapi jika uang yang diinvest untuk eksplorasi sumber daya alam masih kurang, kita masih harus bekerja lebih keras lagi karena tanpa adanya cadangan-candangan baru dalam berinvestasi, maka akan sulit bersaing di dalam dunia ekonomi,” terangnya.
Hal ini dikarenakan investasi bisa menjadi salah satu pangkal terciptanya proses produksi, apalagi di industri pertambangan seperti saat ini.
Demikian diungkapkan Director PT Andaro Tbk, Sandiaga Uno di sela-sela seminar Natural Resources Roundtable di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Menurut Sandiago, outlook peluang investasi masih sangat berpotensi, walaupun ada kekhawatiran jangka pendek dan menengah terkait ekonomi global terutama recovery di Eropa dan China yang mungkin mengakibatkan harga komoditas masih relatif cenderung lemah, harusnya ini menjadikan perusahaan-perusahaan yang bergerak di tambang harus memperhatikan keefisiensi.
“Dalam mencari peluang investasi dibutuhkan koefisiensi. Karena dalam memulai investasi baru akan ada kebutuhan energi dan kebutuhan komoditas yang dapat menghasilkan income yang besar,” ujar Sandiaga.
Tantangannya adalah dalam keadaan ekonomi yang melemah ini, dibutuhkan suatu insentif dan dukungan dari permodalan yang kuat, yaitu mencari local partner atau local investment.
"Sekarang sudah lebih mudah mencari partner lokal. Dimana mereka sudah lebih mampu meningkatkan keprofesionalismean dan bisa menjadi alternatif mitra lokal dari perusahaan-perusahaan besar yang saat ini sulit mengerti skema industri," terangnya.
Dalam memulai investasi baru, kehadiran partner lokal justru sekarang ini mampu membawa pendanaan sendiri.
“Kita sudah lebih profitable, tapi jika uang yang diinvest untuk eksplorasi sumber daya alam masih kurang, kita masih harus bekerja lebih keras lagi karena tanpa adanya cadangan-candangan baru dalam berinvestasi, maka akan sulit bersaing di dalam dunia ekonomi,” terangnya.
(gpr)
Lihat Juga :