Produsen susu Jepang hentikan penjualan di China

Kamis, 24 Oktober 2013 - 14:13 WIB
Produsen susu Jepang...
Produsen susu Jepang hentikan penjualan di China
A A A
Sindonews.com - Produsen susu bayi asal Jepang, Meiji melaporkan telah menangguhkan penjualan di China karena meningkatnya biaya dan persaingan.

Pembuat susu bubuk merek Hohoemi itu telah mengalami penurunan penjualan. "Karena meningkatnya biaya bahan baku dan persaingan yang semakin ketat, perusahaan mengalami kesulitan meraih keuntungan yang stabil di pasar," kata juru bicara perusahaan, seperti dilansir dari AFP, Kamis (24/10/2013).

"Perusahaan akan mempertimbangkan melanjutkan bisnis susu bubuk di sana (China), setelah lingkungan pasar membaik," tambahnya.

Susu formula Jepang semakin populer di China, setelah terjadi skandal pada 2008 saat produsen lokal terbukti telah memasukkan bahan kimia berbahaya ke dalam produk mereka.

Hal itu menyebabkan enam bayi meninggal dan sekitar 300.000 sakit. Konsumen pun ramai-ramai beralih ke produk buatan luar negeri meskipun harga biasanya lebih tinggi.

Namun, pada 2011 tsunami memicu kecelakaan nuklir di Fukushima Jepang yang mencoreng reputasi keamanan pangan konsumen di seluruh dunia. Mereka khawatir produk terkontaminasi radioaktif. Pasar susu bubuk terbesar Meiji terdapat di Pakistan. Mereka juga memiliki pasar di Taiwan dan Vietnam.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved