Bank BBVA bukukan kenaikan laba bersih 33,6%
Jum'at, 25 Oktober 2013 - 15:17 WIB
Bank BBVA bukukan kenaikan laba bersih 33,6%
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu bank terbesar di Spanyol, BBVA (Banco Bilbao Vizcaya Argentaria, SA) melaporkan kenaikan laba bersih pada kuartal ketiga (Q3) 2013.
Dilansir dari AFP, Jumat (25/10/2013), laba bersih BBVA naik 33,6 persen dari periode yang sama tahun lalu, menjadi 195 juta euro (USD269 juta) pada tiga bulan hingga akhir September.
Bank meraih keuntungan dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, ketika harus membuat ketentuan besar atas potensi kerugian dari aset Spanyol di sektor properti.
Bank mengatakan akan menyalurkan 30-40 persen dari pendapatannya, seperti yang direkomendasikan oleh regulator bank Spanyol. Sehingga, membatalkan pembayaran dividen yang telah diprogram untuk Januari.
BBVA, bank terbesar kedua di Spanyol berdasarkan nilai pasar dan ketiga terbesar dari nilai aset, memperkuat neraca dengan meningkatkan rasio modal inti menjadi 11,4 persen dari total 10,8 persen pada tahun sebelumnya.
Proporsi kredit macet, terutama yang berkaitan dengan sektor properti, naik menjadi 6,7 persen dari seluruh kredit yang diperpanjang dari 4,8 persen tahun sebelumnya .
Dilansir dari AFP, Jumat (25/10/2013), laba bersih BBVA naik 33,6 persen dari periode yang sama tahun lalu, menjadi 195 juta euro (USD269 juta) pada tiga bulan hingga akhir September.
Bank meraih keuntungan dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, ketika harus membuat ketentuan besar atas potensi kerugian dari aset Spanyol di sektor properti.
Bank mengatakan akan menyalurkan 30-40 persen dari pendapatannya, seperti yang direkomendasikan oleh regulator bank Spanyol. Sehingga, membatalkan pembayaran dividen yang telah diprogram untuk Januari.
BBVA, bank terbesar kedua di Spanyol berdasarkan nilai pasar dan ketiga terbesar dari nilai aset, memperkuat neraca dengan meningkatkan rasio modal inti menjadi 11,4 persen dari total 10,8 persen pada tahun sebelumnya.
Proporsi kredit macet, terutama yang berkaitan dengan sektor properti, naik menjadi 6,7 persen dari seluruh kredit yang diperpanjang dari 4,8 persen tahun sebelumnya .
(dmd)
Lihat Juga :