Dahlan akui kebijakan open access rugikan PGN

Rabu, 30 Oktober 2013 - 11:42 WIB
Dahlan akui kebijakan...
Dahlan akui kebijakan open access rugikan PGN
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengakui kebijakan open access atau pemakaian pipa bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) merugikan PGN.

"Prinsipnya open access itu baik untuk negara mungkin sedikit kurang baik untuk PGN. Tapi saya memaklumi itu," ucap Dahlan Iskan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

Dia mengatakan, kebijakan open access agar dikompromikan lagi agar tidak ada kesan memaksa, dan PGN tidak merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut.

Seperti diketahui, kebijakan open access ini nantinya pipa gas milik PGN juga bisa dimanfaatkan oleh trader gas lain untuk menyalurkan gas mereka.

Jika pipa dipakai bersama, maka harus kembali dibongkar dan diperbaiki. Sedangkan waktu pembongkaran dan mempersiapkan segalanya akan menghabiskan waktu hingga 20 tahun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
PGN Siap Perluas Infrastruktur...
PGN Siap Perluas Infrastruktur dan Utilisasi Gas Bumi Nasional
Realisasi Jargas hingga...
Realisasi Jargas hingga Juni 2020 Capai 127.864 Rumah Tangga
Lampaui Target, Pengerjaan...
Lampaui Target, Pengerjaan Proyek Jargas PGN Capai 73,8%
Distribusi Gas Tersendat...
Distribusi Gas Tersendat ke Sebagian Wilayah Jabar dan Sumatera, PGN Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved