Harga minyak di perdagangan dunia turun

Kamis, 31 Oktober 2013 - 20:54 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan dunia turun
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan dunia malam ini jatuh, karena para pedagang bereaksi terhadap berita bahwa Federal Reserve AS (Fed) telah memutuskan akan memotong program stimulus. Namun, untuk sementara mereka mempertahankan skema pembelian obligasi USD85 miliar per bulan.

Kondisi ini didukung greenback, membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, melukai permintaan dan pada gilirannya menempatkan tekanan pada harga.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, tergelincir 59 sen menjadi USD96,18 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, turun 21 sen menjadi USD109,65 per barel dalam transaksi di London.

"Pernyataan (Fed) memperkuat pandangan mayoritas bahwa Fed tetap akan menghentikan," kata Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets di Singapura, seperti dilansir dari AFP, Kamis (31/10/2013).

Pelemahan lanjutan atas permintaan minyak mentah AS, ditandai meningkatnya stok energi hingga menambah tekanan ke bawah pada harga. "WTI turun karena penambahan dalam persediaan," kata Sanjeev Gupta, yang mengepalai minyak Asia-Pasifik dan praktek gas pada Ernst & Young (EY).

Departemen Energi AS mengatakan, dalam sebuah laporan Rabu (29/10/2013), bahwa stok minyak naik 4,1 juta barel untuk pekan lalu, jauh di atas survei Dow Jones Newswires dengan perkiraan 2,2 juta barel.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
25 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved