Industri jasa China Oktober tercepat dalam 13 bulan

Senin, 04 November 2013 - 13:01 WIB
Industri jasa China...
Industri jasa China Oktober tercepat dalam 13 bulan
A A A
Sindonews.com - Aktivitas sektor jasa China tumbuh di laju tercepat dalam 13 bulan pada Oktober 2013, memberikan indikasi lanjutan bahwa ekonomi telah stabil, meskipun aktivitas di beberapa daerah penting termasuk pesanan baru melambat.

Biro Statistik Nasional (NBS) China melaporkan, indeks manajer pembelian (PMI) untuk sektor non-manufaktur naik menjadi 56,3 poin pada Oktober, dari 55,4 poin di bulan sebelumnya.

"Sektor non-manufaktur harus terus mengembangkan tingkat yang stabil selama beberapa bulan ke depan, meskipun masih perlu pelatihan pasar yang lebih dan promosi untuk lebih mengeluarkan potensi sektor jasa," kata Cai Jin, wakil presiden Federasi Logistik dan Pembelian China, seperti dilansir dari City AM, Jumat (4/11/2013).

Industri jasa merupakan pilar yang semakin penting bagi perekonomian China, dimana pemerintah mencoba menjauh dari ketergantungan investasi dan ekspor sebagai pendorong utama ekspansi.

Sektor ini berkontribusi 45 persen dari produk domestik bruto (PDB) China pada 2012, dan mengambil alih manufaktur sebagai penyuplai terbesar 2011. Ini telah melewati perlambatan global jauh lebih baik daripada sektor pabrik.

Namun, sub-indeks mengukur pesanan baru jatuh ke 51,6 poin dari kenaikan 53,4 poin pada bulan sebelumnya. Sementara layanan komersial, industri makanan dan minuman serta real estate sub-indeks berada di bawah 50 titik garis yang memisahkan ekspansi dari kontraksi.

Langkah-langkah untuk meningkatkan sektor jasa, membuka peluang terhadap persaingan asing yang akan diresmikan pada pertemuan tingkat tinggi pejabat partai komunis pada 9-12 November. Indeks sektor jasa diikuti PMI manufaktur, menunjukkan aktivitas pabrik diperluas pada tingkat tercepat dalam 18 bulan pada Oktober, dengan output yang kuat pendorong utama ekspansi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Jika Berperang, Angkatan...
Jika Berperang, Angkatan Darat Inggris Bisa Musnah dalam 6 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved