Hatta: Pertumbuhan ekonomi RI tertinggi setelah China

Rabu, 06 November 2013 - 18:35 WIB
Hatta: Pertumbuhan ekonomi...
Hatta: Pertumbuhan ekonomi RI tertinggi setelah China
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa angkat bicara mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal III/2013 yang mengalami perlambatan hingga 5,62 persen.

Hatta menegaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain di kawasan dan negara Asia lainnya yang mengalami koreksi pertumbuhan ekonomi.

"Semua (negara) mengalami koreksi pertumbuhan ke bawah tapi pertumbuhan ekonomi kita masih nomor kedua tertinggi setelah China," ujarnya di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/11/2013).

Kendati demikian, dengan range pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8 sampai 5,9 persen tersebut, Hatta berharap pemerintah dapat mengurangi defisit neraca pembayaran.

"Kita harapkan dengan pertumbuhan yang realistis tersebut kita bisa mengatasi impor yang meningkat dan menstabilisasi defisit kita agar berkurang jauh di kuartal III," pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatatkan adanya tren perlambatan pada laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang digambarkan oleh perkembangan produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan 2000 pada kuartal III/2013.

"PDB kuartal III/2013 bila dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2012 tumbuh sekitar 5,62 persen. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan sektor pengangkutan dan komunikasi yang tumbuh 10,46 persen," kata Kepala BPS Suryamin di Kantor BPS hari ini.

Menurutnya, pertumbuhan PDB berdasarkan sektor ekonomi secara kuartal, sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 6,16 persen. Sedangkan konstruksi 3,35 persen dan pengakutan dan komunikasi 3,28 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
46 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved