Pemerintah pastikan 15 smelter akan beroperasi 2015
Kamis, 07 November 2013 - 17:59 WIB
Pemerintah pastikan 15 smelter akan beroperasi 2015
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo menyebut 15 dari total 28 smelter tambang dan mineral dapat beroperasi pada 2015 mendatang.
Susilo juga mengaku progres dari 15 smelter tersebut sudah mencapai 60 sampai 70 persen dan bisa segera beroperasi untuk meningkatkan nilai tambah barang mentah.
"Sedangkan empat smelter progresnya sudah 10 persen, dan empat smelter lagi progresnya 20 persen, sementara sisanya baru groundbreaking," kata Susilo di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2013).
Dia juga meyakini bahwa kejadian di masa lalu dimana banyak perusahaan tambang melanggar peraturan hilirisasi tersebut dengan cara seolah-olah melakukan pembangunan smelter tidak akan terjadi lagi.
"Mereka enggak punya pilihan lain karena kita akan tengok satu per satu. Pak Tahmrin Sihite (Dirjen Minerba) sudah punya tim khusus untuk memantau mereka," lanjutnya.
Bahkan Susilo mengutarakan akan membuat roadmap pemenuhan pasar hilirisasi minerba bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian, "Lokasinya sendiri ada di Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan," tandasnya.
Susilo juga mengaku progres dari 15 smelter tersebut sudah mencapai 60 sampai 70 persen dan bisa segera beroperasi untuk meningkatkan nilai tambah barang mentah.
"Sedangkan empat smelter progresnya sudah 10 persen, dan empat smelter lagi progresnya 20 persen, sementara sisanya baru groundbreaking," kata Susilo di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2013).
Dia juga meyakini bahwa kejadian di masa lalu dimana banyak perusahaan tambang melanggar peraturan hilirisasi tersebut dengan cara seolah-olah melakukan pembangunan smelter tidak akan terjadi lagi.
"Mereka enggak punya pilihan lain karena kita akan tengok satu per satu. Pak Tahmrin Sihite (Dirjen Minerba) sudah punya tim khusus untuk memantau mereka," lanjutnya.
Bahkan Susilo mengutarakan akan membuat roadmap pemenuhan pasar hilirisasi minerba bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian, "Lokasinya sendiri ada di Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan," tandasnya.
(gpr)