Chatib berharap pemerintah berikutnya happy

Jum'at, 08 November 2013 - 15:35 WIB
Chatib berharap pemerintah...
Chatib berharap pemerintah berikutnya happy
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan M Chatib Basri mengaku segala kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintah pada saat ini bertujuan sebagai bentuk antisipasi penarikan dana likuiditas Amerika Serikat (AS).

Dia juga mengutarakan, apabila langkah-langkah yang telah diambil tersebut berjalan dengan efektif maka diharapkan pemerintahan berikutnya dapat menikmati pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Berapa lama kita akan menghadapi ini? Sepanjang 2013 dan 2014. Kita harapkan dengan ini pemerintahan berikutnya bisa happy," ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Beberapa langkah yang telah diambil pemerintah untuk menekan defisit neraca pembayaran selain paket kebijakan ekonomi Agustus lalu, adalah paket kemudahan perizinan usaha yang telah dikeluarkan di kantor Wakil Presiden Boediono dua minggu lalu.

"Total ada 17 langkah yang dilakukan agar iklim investasi membaik. Kita fokus permudah perizinan karena dibanding dana likuiditas yang bisa diambil kembali, pabrik (investasi) tidak bisa dibawa pulang," terangnya.

Selain itu, Chatib menerangkan, Kemenkeu telah mengeluarkan paket-paket kebijakan seperti pemberian insentif, dan juga memajaki barang mewah. "Agar ketika tapering off terjadi, kita semua sudah sangat siap," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved