Harga minyak di perdagangan Asia melemah

Selasa, 12 November 2013 - 14:41 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia melemah
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini melemah, karena para dealer menunggu perkembangan baru kekuatan dunia untuk mencapai kesepakatan bersejarah dalam mengekang program nuklir Iran.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, turun 28 sen menjadi USD94,86 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, turun 23 sen menjadi USD106,17 per barel.

"Kami telah melihat beberapa bentuk pelonggaran harga minyak hari ini, setelah kenaikan kemarin yang diikuti kurangnya terobosan dalam pembicaraan nuklir Iran," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Selasa (12/11/2013).

Harga minyak sempat naik di perdagangan New York setelah pembicaraan maraton di Jenewa antara Iran dan negara-negara besar gagal menghasilkan kesepakatan, yang bisa meringankan sanksi ekspor terhadap Teheran dan membawa produsen minyak utama itu kembali ke pasar global.

Negosiator bersikeras mereka telah dekat mengamankan kesepakatan jangka pendek yang akan membekukan kegiatan nuklir Iran.

Ekonomi Iran lumpuh akibat sanksi yang bertujuan mengakhiri program nuklirnya, diklaim Barat digunakan untuk mengembangkan senjata atom. Namun, Iran membantah pernyataan itu.

Kelompok kekuatan utama yang disebut P5+1, yakni Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Rusia, China plus Jerman itu akan digelar kembali di Jenewa pada 20 November, untuk mencoba menghilangkan kesepakatan jangka pendek.

"Harga minyak juga di bawah tekanan pada ekspektasi lonjakan stok minyak mentah AS," ujar Chua.

Data resmi yang dirilis pekan lalu menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik untuk pekan ketujuh berturut-turut, menunjukkan permintaan lemah di ekonomi terbesar dunia itu. Departemen Energi AS akan mengumumkan laporan cadangan minyak untuk pekan sampai 8 November, pada Rabu (13/11/2013) waktu setempat.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved