Indag Jabar awasi sembilan produk kemasan

Selasa, 12 November 2013 - 17:13 WIB
Indag Jabar awasi sembilan...
Indag Jabar awasi sembilan produk kemasan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melakukan pengawasan ketat terhadap sembilan produk kemasan yang beredar di masyarakat. Upaya tersebut diharapkan meminimalisir kerugian konsumen.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Provinsi Jawa Barat, Ellyn Setyairianti mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan terhadap sembilan komoditas utama yang beredar secara luas di tengah masyarakat. Kesembilan kompoditas itu yaitu beras, minyak goreng, kecap/saus, gula pasir, susu, minuman buah (drain weight), kopi, mie instan, dan teh.

"Pengawasan diberlakukan bagi produsen di dalam negeri, importir dan pengemas yang ada di wilayah Jawa Barat. Pengawasan dilakukan secara berkala," jelas Ellyn di Bandung, Selasa (12/11/2013).

Baru-baru ini, pihaknya melakukan pengawasan terhadap produsen susu PT Ultrajaya Milk Industry, dengan melibatkan beberapa dinas terkait.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan yaitu Pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT). Barang tersebut telah siap edar ke konsumen. Tujuannya, memantau kebenaran pengukuran oleh industri sebagai alat penentu dalam pengemasan sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

Dia mengatakan, sesuai dengan UU No 2/1981 tentang Metrologi Legal, dan Permendag No 31/2011 tentang Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT), beberapa komponen yang diawasi yaitu isi bersih produk yang dikemas, label produk, tinggi huruf, angka pada netto dan stuan yang mesti disesuaikan dengan Satuan Internasional (SI).

Ellyn mengatakan, kasus yang sering muncul pada beberapa produk yaitu kemasan lebih besar dan tidak sebanding dengan isi. Jika konsumen tidak cerdas, maka tak jarang konsumen merasa tertipu. "Konsumen mesti jeli membaca label sebenarnya berapa isi dari produk tersebut," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
3 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Eropa Merana, Rusia...
Eropa Merana, Rusia Hanya Ekspor Produk Pertaniannya ke Negara Sahabat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved