Asuransi mikro Asia dan Oseania tumbuh 40%

Selasa, 12 November 2013 - 17:47 WIB
Asuransi mikro Asia...
Asuransi mikro Asia dan Oseania tumbuh 40%
A A A
Sindonews.com - Menurut hasil penelitian yang baru diterbitkan Munich Re Foundation dan GIZ, sektor asuransi mikro di Asia dan Oseania telah mencapai 172 juta jiwa atau tumbuh 40 persen dari periode 2010 hingga 2012.

Menurut Wakil Ketua Munich Re Foundation, Dirk Reinhard, India memimpin pasar dengan nasabah asuransi dengan jumlah lebih dari 100 juta polis.

Reinhard mengatakan, dari survei ini Malaysia dan Indonesia memiliki pasar asuransi mikro dengan prospek paling cerah dengan laju pertumbuhan masing-masing sebesar 185 persen dan lebih dari 100 persen, pada periode yang sama.

Ketua Microinsurance Network, Craig Churchill mengatakan, meskipun prestasi ini membanggakan, namun saat ini sektor asuransi mikro masih kurang dari 5 persen penduduk yang tinggal di Asia dan Oseania.

"Jika penduduk berpenghasilan rendah tidak mampu mengelola risiko, maka mereka tidak akan bisa lepas dari rantai kemiskinan." ujar Churchill dalam siaran persnya, Selasa (12/11/2013).

Oleh karena itu, akses asuransi bagi penduduk berpenghasilan rendah sangat penting demi pembangunan yang berkesinambungan.

Saat ini, pengguna asuransi jiwa di kawasan Asia dan Ocenia mencakup 83 juta polis, disusul oleh asuransi kecelakaan 77 juta, kesehatan 27 juta, pertanian 26 juta, dan properti 7 juta. Selain itu, lebih dari 1,6 miliar penduduk terlindungi oleh pola bersubsidi yang disebut dengan asuransi mikro sosial atau pola perlindungan sosial.

"Pasar Asuransi Mikro perlu dilengkapi dengan pola kerja yang melibatkan pemerintah untuk meningkatkan jangkauan, terutama di bidang pertanian dan kesehatan. Sangatlah penting untuk prinsip asuransi dikembangkan secara bersama-sama, dengan menyertakan industri asuransi, regulator atau pemerintah, dan perwakilan klien sekaligus para donatur," ujar Dirk Reinhard.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved