Populasi mobil mini di Tokyo Motor Show 2013 meningkat

Selasa, 19 November 2013 - 10:04 WIB
Populasi mobil mini...
Populasi mobil mini di Tokyo Motor Show 2013 meningkat
A A A
Sindonews.com - Pabrikan mobil Jepang optimistis bahwa mobil mini adalah tren mobil Jepang di masa depan. Ini dibuktikan dalam penyelenggaraan Tokyo Motor Show 2013 di Tokyo Big Sight, yang akan dibuka untuk wartawan seluruh dunia, Rabu (20/11/2013).

Dalam acara yang diliput Sindonews langsung itu, beberapa pabrikan mobil Jepang akan menghadirkan mobil-mobil kecil beserta teknologi tercanggih yang ada di mobil tersebut. Misalnya, Honda S660, sebuah mobil sport berukuran kecil yang pernah melegenda sekitar tahun 1996.

Daihatsu Motor Co di ajang ini juga membawa penantang langsung mobil tersebut. Mobil mini yang belum diumumkan namanya itu, memiliki teknologi unik yakni panel-panel yang bisa berubah-ubah layaknya cover ponsel pintar iPhone.

Populasi mobil berukuran mini di ajang ini pun meningkat. Lebih dari sepertiga mobil yang mendebut di ajang ini adalah mobil-mobil berukuran mini. Jumlahnya meningkat 14 persen dibanding penyelenggaraan Tokyo Motor Show 2011.

Pabrikan mobil Jepang beralih ke mobil mini untuk menarik perhatian anak-anak muda. Sebab saat ini, mobil berukuran dan mesin besar kadung identik dengan orang berumur.

"Saat ini, orang yang mengendarai mobil-mobil kecil dibilang keren. Bahkan orang-orang yang mengendarai sedan cemburu dengan mereka," ujar analis automotif Tokyo, Carnorama Japan Takeshi Miyao.

Menurut data Japan Mini Vehicle Association, sekitar dua dari tiga pengendara mobil adalah wanita. Sedangkan penjualan mobil berukuran mini dengan plat nomor warna kuning itu sepanjang tahun 2013 mendominasi penjualan mobil sebanyak 39 persen.

Jika dibandingkan tahun lalu, peningkatan penjualan tercatat sebesar 3,4 persen. Ini lebih baik dibanding penjualan mobil berukuran besar yang justru turun 6,8 persen.

"Mobil kecil disukai karena memang lebih praktis dan hemat bahan bakar. Biaya pengoperasiannya tidak besar mengingat tingginya biaya kehidupan di Tokyo," kata pemandu lokal, Keith yang menemani Sindonews selama di Tokyo, Jepang.

Meski sedikit terpengaruh oleh kebijakan pajak baru dari Perdana Menteri Shinzo Abe, mobil murah tetap digemari. Saat ini, pajak mobil berukuran mini diwajibkan membayar pajak sebesar 7.200 yen atau hampir Rp1 juta/tahun.

Angka itu Sangat kecil jika dibanding pajak mobil besar dan mesin besar mencapai 29.500-111.000 yen atau sektar Rp3 juta hingga Rp11 juta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mitsubishi Siap Hadirkan...
Mitsubishi Siap Hadirkan Mobil Off-road dan Tritron Bertenaga Listrik di JMS 2023
Toyota Siap Datangkan...
Toyota Siap Datangkan Mobil Bertenaga Hidrogen ke Indonesia
Mitsubishi Fuso Luncurkan...
Mitsubishi Fuso Luncurkan Model Terbaru di JMS 2023, Ini Keunggulan Truk Super Great
Nissan Pastikan Hyper...
Nissan Pastikan Hyper Urban Concept Akan Jadi Kejutan di JMS 2023
Mitsubishi Siap Kenalkan...
Mitsubishi Siap Kenalkan Pajero Sport Listrik di Tokyo Motor Show 2023
Inilah Detail Lengkap...
Inilah Detail Lengkap 5 Mobil Daihatsu yang Diperkenalkan di JMS 2023
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
18 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
54 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved