Menperin: Aturan LCGC larang minum premium segera terbit

Selasa, 19 November 2013 - 14:26 WIB
Menperin: Aturan LCGC...
Menperin: Aturan LCGC larang minum premium segera terbit
A A A
Sindonews.com - Mesin mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) memang menggunakan spesifikasi bensin RON 92 sekelas pertamax. Namun, dalam aturannya, belum ada larangan menggunakan premium.

Atas dasar itu, Menteri Perindustrian (Menperin), MS Hidayat mengaku sedang membuat aturan tersebut. Pemerintah sedang berunding dengan para produsen mobil ini.

"Aturan harus jadi, tapi nantinya jangan jadi diskriminatif. Saya akan berunding dengan produsennya. Mudah-mudahan tahun ini sudah keluar," kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Selain itu, pihaknya juga belum mengetahui sanksi yang akan diberikan dalam aturan tersebut jika terdapat pemilik LCGC yang mengisi bensin premium.

"Saya belum bisa menyebut. Tapi saya akan bicara dengan instansi terkait. Saya sudah bicara dengan Gaikindo dan Pertamina. Sanksinya saya masih berdiskusi," ungkap Menperin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved