AP II siapkan Rp202 M kembangkan Bandara Riau
Rabu, 20 November 2013 - 11:21 WIB
AP II siapkan Rp202 M kembangkan Bandara Riau
A
A
A
Sindonews.com - PT Angkasa Pura (AP) II Persero telah mengoperasikan terminal baru Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Perseroan menyiapkan dana sebesar Rp202,6 miliar untuk pengembangan bandara tersebut.
GM Bandara Raja Haji Fisabilillah, M. Suriawan Wakan mengatakan, sejumlah maskapai penerbangan berencana mengoperasikan rute ke bandara itu. Salah satunya, dengan beroperasinya Express Air pada Desember tahun ini.
“Sebelum terminal baru beroperasi, Garuda Indonesia juga sudah membuka penerbangan Jakarta–Tanjung Pinang pada Agustus 2013," kata Suriawan dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (20/11/2013).
Saat ini, permintaan juga sudah datang dari Express Air yang berminat membuka rute Jakarta–Tanjung Pinang–Kualanamu serta Tanjung Pinang–Padang. Citilink juga sudah mengutarakan ingin membuka rute penerbangan di Tanjung Pinang.
"Permintaan dari maskapai terus ada karena positifnya pertumbuhan ekonomi di Tanjung Pinang,” ujar dia.
Pengembangan Bandara Raja Haji Fisabilillah tidak sebatas pembangunan terminal baru, tetapi juga menyentuh peningkatan kapasitas appron dan lainnya. Total investasi PT Angkasa Pura II untuk pengembangan Bandara Raja Haji Fisabililah untuk pembangunan 2014-2015 mencapai Rp202,6 miliar.
Dana itu dialokasikan untuk fasilitas sisi udara Rp169,3 miliar serta gedung operasi dan fasilitas penunjang sebesar Rp33,3 miliar. Seluruh dana investasi berasal dari internal perusahaan.
“Appron akan dikembangkan mulai tahun depan sehingga bisa untuk lima unit pesawat sekelas Boeing 737-900 ER, saat ini baru bisa tiga unit pesawat Boeing seri klasik. Kami juga akan membangun gedung operasional, pemadam kebakaran dan fasilitas kargo,” ujar dia.
Terminal modern bercorak melayu seluas 8.300 meter persegi (m2) ini dapat menampung sekitar 1 juta penumpang per tahun atau jauh lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya 100.000 penumpang per tahun.
GM Bandara Raja Haji Fisabilillah, M. Suriawan Wakan mengatakan, sejumlah maskapai penerbangan berencana mengoperasikan rute ke bandara itu. Salah satunya, dengan beroperasinya Express Air pada Desember tahun ini.
“Sebelum terminal baru beroperasi, Garuda Indonesia juga sudah membuka penerbangan Jakarta–Tanjung Pinang pada Agustus 2013," kata Suriawan dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (20/11/2013).
Saat ini, permintaan juga sudah datang dari Express Air yang berminat membuka rute Jakarta–Tanjung Pinang–Kualanamu serta Tanjung Pinang–Padang. Citilink juga sudah mengutarakan ingin membuka rute penerbangan di Tanjung Pinang.
"Permintaan dari maskapai terus ada karena positifnya pertumbuhan ekonomi di Tanjung Pinang,” ujar dia.
Pengembangan Bandara Raja Haji Fisabilillah tidak sebatas pembangunan terminal baru, tetapi juga menyentuh peningkatan kapasitas appron dan lainnya. Total investasi PT Angkasa Pura II untuk pengembangan Bandara Raja Haji Fisabililah untuk pembangunan 2014-2015 mencapai Rp202,6 miliar.
Dana itu dialokasikan untuk fasilitas sisi udara Rp169,3 miliar serta gedung operasi dan fasilitas penunjang sebesar Rp33,3 miliar. Seluruh dana investasi berasal dari internal perusahaan.
“Appron akan dikembangkan mulai tahun depan sehingga bisa untuk lima unit pesawat sekelas Boeing 737-900 ER, saat ini baru bisa tiga unit pesawat Boeing seri klasik. Kami juga akan membangun gedung operasional, pemadam kebakaran dan fasilitas kargo,” ujar dia.
Terminal modern bercorak melayu seluas 8.300 meter persegi (m2) ini dapat menampung sekitar 1 juta penumpang per tahun atau jauh lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya 100.000 penumpang per tahun.
(rna)
Lihat Juga :