Wall Street kembali berakhir melemah

Kamis, 21 November 2013 - 08:48 WIB
Wall Street kembali...
Wall Street kembali berakhir melemah
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir terkoreksi setelah pertemuan terakhir The Fed menyatakan bahwa Bank Sentral kemungkinan akan memangkas pembelian obligasi pada pertemuan berikutnya.

Sementara pejabat The Fed mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan jika kondisi ekonomi membaik. Sementara beberapa analis mengatakan bahwa kemungkinan Bank Sentral akan mengurangi pembelian obligasi lebih cepat.

Akibat pernyataan itu, indeks utama di Wall Street berbalik melemah, setelah sebelumnya sempat menguat. Indeks S & P 500 selama tiga hari berturut-turut menurun. Sembilan dari 10 sektor di indeks S&P 500 melemah.

"Dari pernyataan terbaru sejumlah pejabat The Fed, kemungkinan pemangkasan stimulus akan lebih cepat dari yang diharapkan pelaku pasar," kata Kepala Investasi Commonwealth Financial Brad McMillan seperti dilansir Reuters, Kamis (21/11/2013).

Kendati demikian, menurut dia, hasil pertemuan itu secara keseluruhan berbeda dari pernyataan The Fed sebelumnya. Program mempertahankan stimulus The Fed sebagian besar telah mendorong penguatan pada pasar saham Amerika Serikat tahun ini. Bahkan, indeks S&P 500 melonjak 25 persen sepanjang 2013.

Semalam, indeks Dow Jones terkoreksi 66,21 poin atau 0,41 persen menjadi 15.900,82; indeks S&P 500 turun 6,50 poin atau 0,36 persen menjadi 1.781,37 dan indeks Nasdaq melemah 10,28 poin atau 0,26 persen menjadi 3.921,27 .
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
2 menit yang lalu
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
31 menit yang lalu
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
1 jam yang lalu
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
1 jam yang lalu
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
2 jam yang lalu
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved