Gita beri opsi impor daging dari India

Jum'at, 22 November 2013 - 15:20 WIB
Gita beri opsi impor...
Gita beri opsi impor daging dari India
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan memberikan opsi untuk impor daging sapi selain Australia. Menurutnya, India bisa menjadi alternatif seperti yang dilakukan Malaysia.

Hal tersebut dikatakan Gita saat menanggapi kasus penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta sejumlah menteri.

"Daging murah sekali, setengah harga. Tapi belum bisa melakukan importasi sedangkan negara tetangga seperti Malaysia impor daging sapinya dari India dan jauh lebih murah persyaratan kesehatan, mungkin perlu disikapi," katanya di kantor Kemendag, Jumat (22/11/2013).

Namun hingga kini, Gita belum mengambil sikap atas kasus penyadapan yang dilakukan Australia terkait dengan masalah daging impor.

"Belum ambil sikap apapun, lagi proses kaji ulang. Kedaulatan harus jelas ke depan tapi apapun yang akan dilakukan ke depan harus bijaksana," ujarnya.

Dia mengatakan, bahwa Indonesia juga harus sadar bahwa selama ini hanya bisa melakukan importasi produk-produk pertanian tertentu dari Australia. Karena itu, perlu ada revisi Undang-Undang Perternakan agar dapat melakukan kebebasan importasi.

"Jadi selama pasokan dalam negeri belum cukup, jangan dari satu tempat saja karena selama waktu itu bisa juga menjaga stabilitas harga," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI dan Australia Jalin...
RI dan Australia Jalin Kerjasama Pengembangan Energi Hijau
Di Pertemuan ASEAN-Australia,...
Di Pertemuan ASEAN-Australia, RI Dorong Kerjasama Pengembangan Obat dan Vaksin Covid-19
Denpasar-Darwin Pererat...
Denpasar-Darwin Pererat Kerja Sama Sister City di Pariwisata dan SDM
Kerjasama AS-Australia...
Kerjasama AS-Australia Ciptakan Senjata Hipersonik
Kembali Mesra, Australia-Prancis...
Kembali Mesra, Australia-Prancis Perkuat Kerjasama Pertahanan
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kerjasama Dalam Penelitian Covid-19
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved