BRI targetkan kelolaan nasabah prioritas 2014 capai Rp42 T

Selasa, 26 November 2013 - 18:26 WIB
BRI targetkan kelolaan...
BRI targetkan kelolaan nasabah prioritas 2014 capai Rp42 T
A A A
Sindonews.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menargetkan dana kelolaan nasabah priority banking di tahun depan mencapai Rp42 triliun. Hal ini akan mendukung target pertumbuhan 20 persen di tahun depan untuk layanan BRI Prioritas.

Direktur Bisnis Konsumer BBRI A Toni Soetirto mengatakan, hingga akhir tahun perseroan akan mencatatkan dana kelolaan nasabah prioritas sebesar Rp35 triliun. Potensi nasabah prioritas dengan simpanan minimal Rp500 juta ke atas dinilai masih sangat tinggi. Hal ini membuat perseroan akan terus meningkatkan kualitas layanan demi menjaga loyalitas nasabah.

"Potensi masih besar dengan pertumbuhan kawasan bisnis dan pusat perbelanjaan. Kami optimistis dengan kualitas layanan yang diberikan tidak kalah bersaing untuk menjaga loyalitas nasabah level high end," ujar Toni dalam peresmian Sentral Layanan Prioritas di Pluit, Jakarta, Selasa (26/11/2013).

Dia juga mengatakan, tahun depan perseroan siap menambah 26 outlet BRI Prioritas di lokasi-lokasi yang dinilai potensial. Saat ini, BRI telah memiliki 88 outlet yang tersebar di berbagai kota besar di Tanah Air, seperti Jakarta, Bandung, Denpasar, Makassar, Surabaya, Malang, Semarang, Yogyakarta, Balikpapan, Banjarmasin dan Medan.

“Kita lihat potensi daerah dan bisnisnya, seperti banyak pusat perbelanjaan dan ramai berarti daya beli masyarakatnya bagus. Sekarang buktinya kita buka di Pluit karena melihat potensi besarnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tren perbankan saat ini ingin memberikan kepuasan kepaada nasabah premium dengan layanan one stop financial solution. Layanan ini akan dimanfaatkan perseroan untuk menambah volume trading.

"Kami akan meningkatkan fee based income dari transaksi pembelian produk investasi dan bancassurance. Produk unitlink dari bancassurance akan kami tingkatkan," ujarnya.

Layanan prioritas akan memberikan fasilitas yang lebih personal. Tidak hanya kebutuhan transaksi keuangan, namun juga jasa wealth management. "Kami menyediakan berbagai kebutuhan transaksi. Mulai dar produk umum seperti tabungan, giro, dan deposito, produk investasi, dan jasa e-banking," ujarnya.

Sementara Kepala Divisi Dana dan Jasa BBRI Widodo Januarso menambahkan, perseroan menargetkan penambahan tujuh ribu nasabah pada tahun depan. Dia mengakui persaingan di bisnis perbankan prioritas sendiri semakin ketat ke depan, sehingga perseroan akan meningkatkan layanannya.

“Kami menyediakan airport transfer lounge domestik dan internasional dalam satu tempat di Sukarno Hatta. Kantor imigrasi di tengahnya, sehingga nanti di situ saja sudah cukup,” katanya.

Selain itu, lanjut Widodo, BRI Prioritas juga menyediakan jasa layanan jet pribadi atau helikopter pribadi bagi nasabahnya sehingga memudahkan bila nasabah hendak melakukan aktivitas bisnis dengan cepat.

“Tapi tidak gratis. Tapi untuk bisnis ini kan bagus, karena kita yang atur semuanya. Lalu standar cabang prioritas kita semua sama dengan konsep budaya Indonesia,” terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengumuman! KB Bank...
Pengumuman! KB Bank Resmi Ganti Nama Perusahaan Jadi PT Bank KB Indonesia Tbk
Bank BRI Tebar Dividen...
Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp26,4 Triliun dari Laba Bersih 2021
Cetak Laba Besar, BSI...
Cetak Laba Besar, BSI Bayar Zakat Lebih dari Rp122,5 Miliar
Forbes Tempatkan BSI...
Forbes Tempatkan BSI dalam Jajaran 5 Bank Terbaik Indonesia
BRI Luncurkan Logo HUT...
BRI Luncurkan Logo HUT ke-130, Angkat Tema Satu Bank Untuk Semua
Pembuktian Keberhasilan...
Pembuktian Keberhasilan Transformasi di Tengah Pandemi, BRI Raih 7 Penghargaan Bergengsi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved