ADHI targetkan laba bersih 2014 Rp570,6 M

Sabtu, 30 November 2013 - 14:33 WIB
ADHI targetkan laba...
ADHI targetkan laba bersih 2014 Rp570,6 M
A A A
Sindonews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) pada tahun depan menargetkan laba bersih Rp570,6 miliar atau tumbuh 42 persen dari target laba bersih akhir tahun ini Rp402,2 miliar.

Dari target laba tersebut, 50 persen ditopang lini bisnis properti dan real estate. Sementara pendapatan usaha tahun depan ditargetkan naik 41,35 persen menjadi Rp14,7 triliun dari proyeksi penghujung tahun ini senilai Rp10,4 triliun.

"Target kinerja tersebut didorong pertumbuhan lini bisnis ADHI yang meningkat kontribusinya," kata Corporate Secretary ADHI Amrozi Hamidi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/11/2013).

Adapun target itu juga didukung kontrak baru tahun depan. Perseroan menargetkan kontrak baru tumbuh 80,3 persen menjadi Rp21,1 triliun dibanding target kontrak baru tahun ini senilai Rp11,2 triliun.

Sementara kontrak baru perseroan per Oktober 2013 tercatat sekitar 70 persen dari total target kontrak baru hingga penghujung tahun ini atau sudah mencapai Rp8 triliun.

Perseroan melebarkan sayap bisnisnya dari semula hanya jasa konstruksi dan EPC menjadi lima lini bisnis, yakni konstruksi, EPC, properti, realti dan investasi infrastruktur.

ADHI sedang mengembangkan bisnis precast melalui pembentukan Divisi ADHI Beton yang menjadi salah satu penopang jasa konstruksi persreoan. Adhi Beton didirikan pada 2013 dan ditargetkan mencatat pendapatan usaha senilai Rp165,2 miliar.

Untuk mendukung sejumlah proyek pada lini bisnis properti, real estate dan investasi infrastruktur, perseroan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) 2014 mencapai Rp860 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
27 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved