Wall Street terkoreksi dipicu aksi ambil untung

Rabu, 04 Desember 2013 - 08:46 WIB
Wall Street terkoreksi...
Wall Street terkoreksi dipicu aksi ambil untung
A A A
Sindonews.com - Indeks Dow Jones dan S&P 500 berakhir terkoreksi lagi pada perdagangan Selasa waktu setempat. Koreksi ini menjadi hari ketiga berturut-turut dipicu aksi ambil untung investor di tengah sepinya musim belanja liburan.

Saham ritel dan konsumer mencatat penurunan paling besar pada perdagangan Selasa. Saham Amazon.com Inc (AMZN.O) tergelincir 2 persen menjadi USD384,66 dan menjadi salah satu saham terbesar yang menyeret indeks S&P 500 ke zona merah. Sektor ritel di indeks S&P merosot 0,8 persen setelah lemahnya musim belanja liburan.

Diskon ritel online hari libur dilakukan lebih awal dari perkiraan pada saat Cyber ​​Monday di Amerika Serikat. Namun, perusahaan Data comScore memperkirakan penjualan online AS telah mencapai USD2 miliar saat Cyber ​​Monday atau tertinggi sejak perusahaan mulai melacak informasi tersebut.

"Penjualan ritel telah bercampur. Saya menduga mereka akan menjadi kuat secara keseluruhan pada akhir musim ini. Saat ini, investor mencari alasan untuk menjual saham setelah saham menguat secara menakjubkan selama beberapa minggu terakhir," kata Strategi Pasar Global JP Morgan Asset Management Joseph Tanious seperti dilansir Reuters, Rabu (4/12/2013).

Sementara itu, investor berspekulasi bahwa the Federal akan memangkas stimulus lebih awal. Hal itu dilatarbelakangi data manufaktur dan belanja konstruksi yang baik dari perkiraan.

Banyak analis memperkirakan the Fed baru akan memangkas stimulus pada bulan Maret 2014, tetapi investorkhawatir dan akan memperhatiakn data pekerjaan minggu ini pada hari Jumat, yang kemungkinan akan mempengaruhi keputusan the Fed.

Semalam, indeks Dow Jones turun 94,15 poin atau 0,59 persen menjadi USD15.914,62; indeks S&P 500 turun 5,75 poin atau 0,32 persen menjadi 1.795,15 dan Nasdaq turun 8,06 poin atau 0,20 persen menjadi 4.037,20 .
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
28 menit yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
57 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
1 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
2 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
2 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
2 jam yang lalu
Infografis
Mahmoud Abbas Siap Ambil...
Mahmoud Abbas Siap Ambil Alih Gaza setelah Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved