Terkoreksi 1,11%, IHSG ditutup di level 4.241,30
Rabu, 04 Desember 2013 - 16:06 WIB
Terkoreksi 1,11%, IHSG ditutup di level 4.241,30
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup anjlok 47,46 poin atau 1,11 persen ke level 4.241,30.
IHSG pagi tadi dibuka kembali melemah 35,48 poin atau 0,83 persen ke level 4.253,28 terimbas koreksi tiga hari berturut-turut yang melanda Wall Street. Dan pada akhir sesi I, IHSG terus terkoreksi, dengan melemah 37,74 poin atau 0,88 persen ke level 4.251,02.
Pelemahan IHSG ini melanjutkan pelemahan hari kemarin, dimana IHSG ditutup jatuh 33,21 poin atau 0,76 persen ke level 4.288,76 karena ditekan aksi jual investor asing.
Pelemahan hari ini seiring pelemahan yang terjadi pada sebagian besar bursa kawasan Asia. Indeks Shanghai naik 29,09 poin atau 1,31 persen ke 2.251,76; Hang Seng anjlok 181,77 poin atau 0,76 persen menjadi 23.728,70; Nikkei anjlok 341,72 poin atau 2,17 persen ke 15.407,94 dan Straits Times turun 30,10 poin atau 0,94 persen menjadi 3.157,57.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,18 triliun dengan 5,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp67,42 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham naik, 146 saham melemah dan 118 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas melemah. Sektor yang memimpin pelemahan adalah aneka industri yang turun 1,53 persen. Sedangkan yang menguat adalah sektor perkebunana dan tambang yang masing-masing menguat 0,54 persen dan 1,43 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) naik Rp50 ke Rp3.275, PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp30 ke Rp1.360 dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik Rp15 ke Rp375.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp850 ke Rp38.500, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp6.250 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp125 menjadi Rp4.075.
IHSG pagi tadi dibuka kembali melemah 35,48 poin atau 0,83 persen ke level 4.253,28 terimbas koreksi tiga hari berturut-turut yang melanda Wall Street. Dan pada akhir sesi I, IHSG terus terkoreksi, dengan melemah 37,74 poin atau 0,88 persen ke level 4.251,02.
Pelemahan IHSG ini melanjutkan pelemahan hari kemarin, dimana IHSG ditutup jatuh 33,21 poin atau 0,76 persen ke level 4.288,76 karena ditekan aksi jual investor asing.
Pelemahan hari ini seiring pelemahan yang terjadi pada sebagian besar bursa kawasan Asia. Indeks Shanghai naik 29,09 poin atau 1,31 persen ke 2.251,76; Hang Seng anjlok 181,77 poin atau 0,76 persen menjadi 23.728,70; Nikkei anjlok 341,72 poin atau 2,17 persen ke 15.407,94 dan Straits Times turun 30,10 poin atau 0,94 persen menjadi 3.157,57.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,18 triliun dengan 5,76 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp67,42 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham naik, 146 saham melemah dan 118 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas melemah. Sektor yang memimpin pelemahan adalah aneka industri yang turun 1,53 persen. Sedangkan yang menguat adalah sektor perkebunana dan tambang yang masing-masing menguat 0,54 persen dan 1,43 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) naik Rp50 ke Rp3.275, PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp30 ke Rp1.360 dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik Rp15 ke Rp375.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp850 ke Rp38.500, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 menjadi Rp6.250 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp125 menjadi Rp4.075.
(rna)
Lihat Juga :