FAO: Harga pangan dunia stabil

Kamis, 05 Desember 2013 - 17:58 WIB
FAO: Harga pangan dunia...
FAO: Harga pangan dunia stabil
A A A
Sindonews.com - Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organisation's/FAO) melaporkan harga pangan global sedikit berubah pada November 2013, setelah terjadi kenaikan di bulan sebelumnya. Namun, harga turun 4,4 persen dibanding 2012 lalu.

Badan pangan PBB itu memperkirakan harga akan stabil atau menurun pada bulan mendatang. Indeks harga FAO, yang mengukur perubahan harga bulanan sereal, minyak sayur, produk susu, daging dan gula, rata-rata 206,3 poin pada November, penurunan marjinal dari 206,6 poin di bulan sebelumnya. Penurunan tajam terjadi pada harga gula bulan lalu, hampir mengimbangi kenaikan minyak.

"Kecuali ada guncangan mengejutkan, saya pikir kita akan melihat persediaan dan permintaan relatif stabil yang seharusnya menjaga harga di sekitar level ini atau sedikit lebih rendah selama enam bulan ke depan," kata ekonom senior FAO, Abdolreza Abbassian, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (5/12/2013).

Harga pangan melonjak selama musim panas 2012 akibat kekeringan besar di Amerika Serikat (AS), tetapi prospek untuk rebound dalam produksi sereal telah menekan harga tahun ini.

Dalam outlook makanan yang diterbitkan bulan lalu, FAO mengatakan, pasar makanan menjadi lebih seimbang dan stabil daripada harga dalam beberapa tahun terakhir, berkat pasokan lebih besar dan pemulihan persediaan.

FAO memperkirakan stok sereal di dunia mencapai 572 juta ton pada akhir 2014, naik 13,4 persen dari tahun sebelumnya.

Perkiraan 2013/14 output sereal dunia sebesar 2,5 miliar ton, naik marginal 2 juta ton dari perkiraan pada November, dan meningkatkan perkiraan untuk output gandum dunia 2013/ /2014 sebesar 710 juta ton dari perkiraan November 708,5 ton.

Indeks harga pangan FAO sekitar 14 persen di bawah puncak pada Februari 2011, dengan sereal turun sekitar 26 persen dan gula di bawah 40 persen dari angka tertinggi dua tahun lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
50 menit yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
2 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved