Butuh waktu 2 tahun rupiah bisa kembali bangkit

Sabtu, 07 Desember 2013 - 20:40 WIB
Butuh waktu 2 tahun...
Butuh waktu 2 tahun rupiah bisa kembali bangkit
A A A
Sindonews.com - Analis ekonomi dari Bank Mandiri, Rully Arya Wisnubroto mengemukakan, rupiah hingga 2014 masih akan tertekan dan sulit untuk bangkit. Butuh waktu 2 tahun rupiah bisa kembali menguat.

"Pelemahan rupiah salah satunya didorong oleh rencana pengurangan stimulus The Fed. Di mana saat ini masih menjadi spekulasi," kata Rully saat dihubungi Sindonews, Sabtu (7/12/2013).

Menurutnya, The Fed telah mengatakan akan menjalankan rencana tersebut apabila tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) turun, dan ternyata susut. Sehingga, mereka akan menjalankan stimulus lebih cepat dari proyeksi semula.

"Tingkat pengangguran di AS turun dari 7,3 persen menjadi 7 persen. Ini mendekati target 6,5 persen. Inilah yang menyebabkan rupiah tertekan," jelasnya.

Selain itu, dari dalam negeri data ekspor dan impor pada Oktober terjadi surplus perdagangan. Namun, neraca transaksi berjalan masih defisit, ini juga menyebabkan nilai tukar rupiah masih belum bisa menguat.

Dia melihat masih butuh waktu dua tahunan untuk dapat mengatasi masalah ini, karena impor negara juga besar, terutama minyak. Sementara nilai ekspor masih sulit karena harga komoditas seperti batu bara masih belum bisa naik, seperti yang terjadi pada 2008 dan 2009

"2014 masih sulit untuk rupiah menguat selama neraca transaksi berjalan defisit, dan untuk menguranginya tidak bisa dalam jangka waktu yang pendek," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved