IHSG berpeluang hadapi teknikal rebound
Senin, 09 Desember 2013 - 08:46 WIB
IHSG berpeluang hadapi teknikal rebound
A
A
A
Sindonews.com - Senin ini ada peluang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami teknikal rebound setelah turun tajam merujuk kenaikan tajam Dow Jones pada akhir pekan lalu.
"Rentang IHSG berada di kisaran 4.160-4.232. Pola four black crows terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish continuation," ujar Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang dalam risetnya, Senin (9/12/2013).
Sepanjang minggu ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengharapkan adanya Santa Rally, seperti nilai tukar rupiah terhadap USD serta apakah BI Rate akan kembali naik dalam RD GBI Kamis 12 Desember 2013 merujuk adanya perkiraan BI akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) lagi menjadi 7,75 persen.
"Akan kembali menaikkan BI Rate di sepanjang kuartal I/2014 antara 25 bps sampai dengan 75 bps, sehingga BI Rate bisa mencapai 8 persen sampai dengan 8,5 persen hingga Maret 2014," kata dia.
Dari luar negeri, Dow Jones berpeluang mengalami Santa Rally minggu ini merujuk ringannya data ekonomi yang akan dirilis, dimana retail sales (Kamis) yang paling berat yang perlu diperhatikan, di samping data lainnya seperti initial claims di hari Kamis dan PPI di hari Jumat.
Di lain pihak, fokus harus dialihkan atas bond market karena terlalu cepatnya kenaikan yield serta adanya treasury action dari Selasa sampai Kamis senilai USD64 miliar yang terdiri dari USD30 miliar 3 tahun, USD21 miliar 10 tahun dan USD13 miliar 30 tahun note auction.
Setelah satu minggu lalu IHSG turun 75,65 poin (1,78 persen) menjadikan IHSG turun empat minggu berturut-turut tanpa ada perlawanan berarti disertai aksi jual asing selama 49 minggu berjumlah Rp19,71 trilun.
"Rentang IHSG berada di kisaran 4.160-4.232. Pola four black crows terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish continuation," ujar Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang dalam risetnya, Senin (9/12/2013).
Sepanjang minggu ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengharapkan adanya Santa Rally, seperti nilai tukar rupiah terhadap USD serta apakah BI Rate akan kembali naik dalam RD GBI Kamis 12 Desember 2013 merujuk adanya perkiraan BI akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) lagi menjadi 7,75 persen.
"Akan kembali menaikkan BI Rate di sepanjang kuartal I/2014 antara 25 bps sampai dengan 75 bps, sehingga BI Rate bisa mencapai 8 persen sampai dengan 8,5 persen hingga Maret 2014," kata dia.
Dari luar negeri, Dow Jones berpeluang mengalami Santa Rally minggu ini merujuk ringannya data ekonomi yang akan dirilis, dimana retail sales (Kamis) yang paling berat yang perlu diperhatikan, di samping data lainnya seperti initial claims di hari Kamis dan PPI di hari Jumat.
Di lain pihak, fokus harus dialihkan atas bond market karena terlalu cepatnya kenaikan yield serta adanya treasury action dari Selasa sampai Kamis senilai USD64 miliar yang terdiri dari USD30 miliar 3 tahun, USD21 miliar 10 tahun dan USD13 miliar 30 tahun note auction.
Setelah satu minggu lalu IHSG turun 75,65 poin (1,78 persen) menjadikan IHSG turun empat minggu berturut-turut tanpa ada perlawanan berarti disertai aksi jual asing selama 49 minggu berjumlah Rp19,71 trilun.
(rna)
Lihat Juga :