Pertamina-PTTGC bentuk JV untuk pasarkan polimer

Selasa, 10 Desember 2013 - 16:25 WIB
Pertamina-PTTGC bentuk...
Pertamina-PTTGC bentuk JV untuk pasarkan polimer
A A A
Sindonews.com - Selain membentuk perusahaan patungan yang akan menggarap komplek petrokimia, dalam waktu dekat Pertamina dan PTT Global Chemical Public Company Limited (PTTGC) juga akan membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) untuk memasarkan dan mendistribusikan produk polimer kedua perusahaan di Indonesia.

Pertamina memiliki dan mengoperasikan enam kilang di seluruh Indonesia dengan total kapasitas sekitar 1 juta barel per hari (bph). Kapasitas kilang Indonesia merupakan yang terbesar kelima di Asia.

"Hal ini menjadikan Pertamina memiliki potensi yang sangat besar untuk mengintegrasikan bisnis kilang dan petrokimia yang akan memberikan nilai tambah terhadap sumber daya alam Indonesia. Dengan berbagai keunggulan ini, Pertamina bertekad untuk dapat menjadi pemain utama petrokimia di Indonesia dan juga di kawasan," tutur Vice President Corporate Pertamina Ali Mudakir di Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Seperti diketahui, PTTGC merupakan unit bisnis Chemical dari PTT Group dengan total kapasitas produksi 8,72 juta ton per tahun dan kapasitas penyulingan minyak mentah dan kondensat sekitar 280.000 bph.

Perusahaan telah mengembangkan bisnisnya ke specialties dan green chemicals melalui beberapa akuisisi strategis di luar negeri. Investasi yang besar tersebut juga merepresentasikan aspirasi pertumbuhan dari PTTGC untuk mengembangkan bisnisnya di kancah Internasional.

Pertamina dan PTTGC, produsen petrokimia terkemuka Thailand telah menindaklanjuti kerja sama keduanya dengan menandatangani Manufacturing JV-HoA yang akan menjadi dasar bagi pelaksanaan studi kelayakan dari komplek petrokimia yang akan dibangun.

Kolaborasi ini dapat diwujudkan setelah tuntasnya feasibility study awal yang telah dilakukan secara ekstensif merupakan bagian dari HoA yang telah ditandatangani pada April 2013.

Manufacturing JV-HoA ditujukan untuk segera mewujudkan kesepakatan prinsip-prinsip perusahaan patungan dan ruang lingkup investasi, termasuk untuk memungkinkan kedua pihak menfinalisasi detail rencana proyek pada awal 2014, sebelum melaksanakan detail bankable feasibility study dan Front End Engineering Design (FEED).

Pertamina dan PTTGC telah mencapai kesepahaman dalam beberapa hal, seperti tujuan dan sasaran proyek, model investasi, spesifikasi site, termasuk juga kekuatan dari masing pihak yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan patungan yang akan dibentuk. Keputusan akhir investasi (final investment decision) ditargetkan untuk bisa ditetapkan pada 2015.

Pertamina dan PTTGC juga telah menuntaskan survei pasar polimer Indonesia melalui kegiatan distribusi dan pemasaran. Keduanya juga telah memutuskan konfigurasi awal komplek petrokimia dan kajian teknis terhadap ruang lingkup investasi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
4 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
5 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
5 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
6 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
6 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved