Menteri keuangan Uni Eropa temui jalan buntu

Selasa, 10 Desember 2013 - 19:05 WIB
Menteri keuangan Uni...
Menteri keuangan Uni Eropa temui jalan buntu
A A A
Sindonews.com - Para menteri keuangan Uni Eropa (UE) cenderung mengambil langkah politis dalam menciptakan sebuah serikat perbankan dengan kekuatan untuk menutup bank gagal.

Para menteri dalam pertemuan di Brussels, Belgia berharap mencapai kesepakatan politik yang luas tentang cara menutup bank gagal di Zona Euro. Tapi, rincian yang tepat tentang bagaimana itu akan bekerja datang terlambat.

Masalah ini sangat penting bagi Zona Euro karena serikat perbankan secara luas dipandang sebagai penopang untuk berbagi mata uang terhadap utang masa depan mereka dan krisis keuangan.

Untuk memiliki serikat perbankan pada awal 2015, para menteri harus mencapai kesepakatan pada akhir tahun ini, untuk memberikan waktu negosiasi lebih lanjut dengan Parlemen Eropa, pada April 2014 mendatang.

"Saya percaya bahwa kesepakatan politik yang paling mungkin saat ini. Jika ada pekerjaan hukum lebih lanjut harus dilakukan setelah itu," kata Menteri Keuangan Perancis, Pierre Moscovici, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (10/12/2013).

Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa, Joerg Asmussen mengatakan, pertemuan tingkat menteri berikutnya, yang disebut Ecofin, diagendakan untuk mencapai kesepakatan akhir pada 18 Desember, menjelang pertemuan puncak para pemimpin Eropa pada 19-20 Desember.

"Saya berharap kita berhasil mempersempit perbedaan hari ini. Tapi saya tidak berekspektasi akan mencapai kesepakatan akhir hari ini. Saya mencatat di Ecofin lain sebelum KTT Eropa," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved