Rupiah berakhir di level Rp11.991/USD
Rabu, 11 Desember 2013 - 16:31 WIB
Rupiah berakhir di level Rp11.991/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini di ambang Rp12.000 setelah sempat menyentuh level tersebut. Posisi rupiah sore ini seiring memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup pada level Rp11.991/USD. Posisi ini terdepresiasi 71 poin dibanding penutupan Selasa (10/12/2013) di level Rp11.920/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.003/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.920/USD dan terlemah di level Rp12.020/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp12.005/USD atau melemah 20 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.985/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah sore hari ini di level Rp11.988/USD atau melemah 15 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.973/USD.
Data yahoofinance menunjukkan, mata uang domestik hari ini berakhir di level Rp11.985/USD. Posisi ini juga melemah 15 poin dibanding penutupan perdagangan hari kemarin.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, nilai tukar rupiah di pasar nondeliverable forwards (NDF) kembali menyentuh level Rp12.000-an, sehingga memicu pelemahan rupiah di dalam negeri.
"Aksi wait and see membatasi ruang apresiasi rupiah menjelang RDG BI pada Kamis besok (12/12/2013)," kata dia, Rabu (11/12/2013).
IHSG yang terkoreksi pada hari ini, Nurul menuturkan, juga menambah tekanan terhadap rupiah. Namun tekanan di akhir perdagangan sedikit terbatas karena BI mengawal fluktuasi pergerakan rupiah hingga tetap sesuai dengan fundamentalnya.
IHSG sore ini berakhir terkoreksi 3,94 poin atau 0,09 persen ke level 4.271,74. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,16 triliun dengan 4,34 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp150,92 miliar. Tercatat sebanyak 99 saham naik, 159 saham melemah dan 107 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup pada level Rp11.991/USD. Posisi ini terdepresiasi 71 poin dibanding penutupan Selasa (10/12/2013) di level Rp11.920/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.003/USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.920/USD dan terlemah di level Rp12.020/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp12.005/USD atau melemah 20 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.985/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah sore hari ini di level Rp11.988/USD atau melemah 15 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp11.973/USD.
Data yahoofinance menunjukkan, mata uang domestik hari ini berakhir di level Rp11.985/USD. Posisi ini juga melemah 15 poin dibanding penutupan perdagangan hari kemarin.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, nilai tukar rupiah di pasar nondeliverable forwards (NDF) kembali menyentuh level Rp12.000-an, sehingga memicu pelemahan rupiah di dalam negeri.
"Aksi wait and see membatasi ruang apresiasi rupiah menjelang RDG BI pada Kamis besok (12/12/2013)," kata dia, Rabu (11/12/2013).
IHSG yang terkoreksi pada hari ini, Nurul menuturkan, juga menambah tekanan terhadap rupiah. Namun tekanan di akhir perdagangan sedikit terbatas karena BI mengawal fluktuasi pergerakan rupiah hingga tetap sesuai dengan fundamentalnya.
IHSG sore ini berakhir terkoreksi 3,94 poin atau 0,09 persen ke level 4.271,74. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,16 triliun dengan 4,34 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp150,92 miliar. Tercatat sebanyak 99 saham naik, 159 saham melemah dan 107 saham stagnan.
(rna)