Konektivitas wilayah Indonesia perlu sea short shipping

Kamis, 12 Desember 2013 - 20:02 WIB
Konektivitas wilayah...
Konektivitas wilayah Indonesia perlu sea short shipping
A A A
Sindonews.com - Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, pembangunan dan perluasan infrastruktur konektivitas pelabuhan menjadi urgensi yang harus segera dibenahi seperti yang sudah diupayakan pemerintah.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, Kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) atas hal tersebut sudah tepat. "Kita dukung kebijakan pemerintah, namun untuk konektivitas itu baiknya perlu didukung sarana penunjang kapal untuk program sea short shipping," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah, Natsir Mansyur, Kamis (12/12/2013).

Menurutnya, tanpa penunjang sarana kapal investasi pemerintah dengan menggunakan dana APBN, maka pembangunan pelabuhan dari aspek bisnis, pertumbuhan ekonomi daerah, dan kelancaran arus barang untuk menurunkan biaya logistik serta efesiensi ekonomi nasional akan menjadi kurang efektif.

"Saya juga berharap kebijakan Kemenhub lebih fleksibel untuk kepentingan investasi sarana kapal. Ini untuk mempercepat program sea short shipping," ujarnya.

Dia menuturkan, industri penunjang untuk kebutuhan kapal nasional masih kurang. Sementara, dukungan lembaga perbankan dan non bank masih kurang. "Di sisi lainnya, untuk melayari sea short shipping sangat terbatas. Karena itu, beberapa kebijakan Kemenhub perlu direvitalisasi untuk keperluan investasi," pungkas Natsir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
41 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
2 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
3 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
4 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved