Investasi Jumbo China Rp120 Triliun Akan Mengalir ke Indonesia, Menyasar Sektor Ini
Senin, 23 Desember 2024 - 09:41 WIB
loading...
Menteri Investasi, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, hasil pertemuannya dengan sejumlah pengusaha China membawa komitmen investasi senilai USD7,46 miliar atau setara dengan Rp120 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, hasil pertemuannya dengan sejumlah pengusaha China membawa komitmen investasi senilai USD7,46 miliar atau setara dengan Rp120 triliun.
Komitmen investasi China datang dari sejumlah pelaku usaha, misalnya Geely Auto Group. Pertemuan di fasilitas produksi Geely Auto Group membahas potensi investasi dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia.
Baca Juga: China Investasi Jumbo Rp156 Triliun ke Indonesia, Bidang Apa Saja?
Geely merupakan salah satu produsen otomotif global terkemuka dan pemegang saham di beberapa merek mobil terkenal Eropa, di antaranya Volvo, Daimler, dan Lotus. Di Asia Tenggara, Geely menjadi pemegang saham minoritas Proton.
Selanjutnya, komitmen investasi datang dari Zhenshi Holding Group Co., Ltd. Anak perusahaan Zhenshi, yaitu Jushi Group berencana melakukan investasi baru sebesar USD1 miliar (tahap pertama) di bidang industri fiberglass, dengan perkiraan penyerapan tenaga kerja 4.500 orang.
Komitmen investasi China datang dari sejumlah pelaku usaha, misalnya Geely Auto Group. Pertemuan di fasilitas produksi Geely Auto Group membahas potensi investasi dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia.
Baca Juga: China Investasi Jumbo Rp156 Triliun ke Indonesia, Bidang Apa Saja?
Geely merupakan salah satu produsen otomotif global terkemuka dan pemegang saham di beberapa merek mobil terkenal Eropa, di antaranya Volvo, Daimler, dan Lotus. Di Asia Tenggara, Geely menjadi pemegang saham minoritas Proton.
Selanjutnya, komitmen investasi datang dari Zhenshi Holding Group Co., Ltd. Anak perusahaan Zhenshi, yaitu Jushi Group berencana melakukan investasi baru sebesar USD1 miliar (tahap pertama) di bidang industri fiberglass, dengan perkiraan penyerapan tenaga kerja 4.500 orang.
Lihat Juga :