Rupiah keok, BI keluarkan dua bauran kebijakan baru

Kamis, 12 Desember 2013 - 20:43 WIB
Rupiah keok, BI keluarkan...
Rupiah keok, BI keluarkan dua bauran kebijakan baru
A A A
Sindonews.com - Sebagai salah satu bentuk bauran kebijakan dalam stabilisasi nilai tukar rupiah, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan aturan dengan memperluas cakupan swap lindung nilai (hedging) jangka menengah dan panjang antara bank dan BI.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi A Johansyah mengatakan, kebijakan ini diambil untuk memperbanyak pasar valas di dalam negeri dan agar eksportir membawa valas dari devisa hasil ekspor (DHE) masuk ke bank di Indonesia.

"Kita juga akan kenalkan tenor yang lebih panjang dari sebelumnya berbasis 1,3, dan enam bulan serta akan di-launching dalam waktu dekat ini," ujar Difi di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/12/2013).

Dia juga beralasan, minat investor untuk masuk dan menggunakan valas di Indonesia sangat besar. Namun, saat ini instrumen tersebut belum terlalu banyak.

"Selama ini eksportir ragu tidak dapat valas lagi, dengan perluasan swap ini kalau butuh valas mereka akan mendapatkan lagi nanti," imbuh dia.

Selain perluasan swap, BI juga akan mengimplementasikan mini Master Repo Agreement antar sejumlah bank untuk melakukan pendalaman pasar valas. "Ini kita lakukan dengan delapan bank papan atas yang mungkin masuk top 15. Tapi saya enggak bisa disclose karena tunggu peresmiannya saja," pungkas Difi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
16 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved