Hiswana Migas DIY ajukan tambahan 78 ribu tabung

Sabtu, 14 Desember 2013 - 15:23 WIB
Hiswana Migas DIY ajukan...
Hiswana Migas DIY ajukan tambahan 78 ribu tabung
A A A
Sindonews.com - Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram (Kg) hampir tersebar merata di Provinsi DI Yogyakarta (DIY). Banyak konsumen gigit jari untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut.

Jika pun mendapatkannya, harganya di luar batas normal. Biasanya hanya Rp14.500 sampai Rp15.000 per tabung, dalam sepekan terakhir sudah menembus Rp18.000 per tabung.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY, Siwanto mengatakan, secara resmi sudah mengajukan penambahan pasokan gas elpigi 3 kg kepada Pertamina.

Jumlah pasokan yang diminta 100 persen dari kebutuhan normal harian. "Kebutuhan elpigi 3 kg harian di DIY sebanyak 78 ribu tabung. Maka kita minta ada tambahan 78 ribu tabung lagi," katanya, Sabtu (14/12/2013).

Menurutnya, meski sudah mengajukan penambahan pasokan, memang tidak serta Pertamina mengabulkannya. Setelah mengajukan tambahan pasokan, Pertamina akan melakukan inspeksi mendadak di lapangan. "Jadi ini bergantung pada yang punya barang (Pertamina)," imbuhnya.

Siswanto menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan gas elpigi 3 Kg sulit ditemukan di pasaran. Faktor yang menonjol adalah permintaan melonjak sementara pasokan tetap.

Permintaan melonjak karena mendekati Natal dan Tahun Baru 2014. "Sudah seperti bisanya, setiap akhir tahun permintaan melonjak," ungkapnya.

Faktor lainnya, kata dia, karena saat ini sedang musim hujan. Di sejumlah desa di DIY yang masih menggunakan kayu bakar memilih beralih ke gas 3 Kg. "Logikanya kan sederhana. Saat hujan, kayu bakar tetap basah sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak. Warga pun memilih ke gas 3 kg. Akibatnya, permintaan ikut naik," paparnya.

Pihaknya juga berpendapat, kelangkaan gas 3 Kg juga dipengaruhi adanya kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 Kg. Kenaikan harga gas 12 Kg itu membuat warga menjatuhkan pilihan dengan beralih ke gas ukuran 3 Kg.

"Kenaikan harga gas 12 kg itu ikut mendorong adanya migrasi pengguna dari gas 12 kg ke gas 3 kg. Ini terjadi karena adanya disparitas harga yang menonjol," ungkapnya.

Harga gas elpiji 12 Kg sebelumnya hanya Rp83 ribu, kini menjadi Rp90 ribu per tabung. Awalnya, harga gas ukuran 3 Kg belum mengalami kenaikan. Namun seiring permintaan melonjak, sementara jumlah pasokan tetap, membuat harga gas elpiji ukuran 3 Kg ikut merangkak naik.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
37 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved