Harga minyak di Asia turun akibat spekulasi stimulus AS

Selasa, 17 Desember 2013 - 11:24 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia turun akibat spekulasi stimulus AS
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia melemah di tengah ekspektasi Federal Reserve AS (The Fed) akan segera mengurangi skala program stimulus setelah pertemuan kebijakan utama pekan ini.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun 11 sen menjadi USD97,37 per barel pada perdagangan pertengahan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Februari, turun 20 sen menjadi USD109,21 per barel.

"Harga minyak mentah mengalami tekanan ke bawah (komite kebijakan Fed) mendorong investor untuk berdiri di sela-sela. Serangkaian rilis ekonomi positif AS sekali lagi menghidupkan kembali antisipasi tapering secara dini mengambil di tempat," ujar Tan Chee Tat, analis investasi Phillip Futures, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Selasa (17/12/2013).

Kebijakan utama Fed akan bertemu selama dua hari untuk menimbang apakah pertumbuhan cukup kuat akan memotong skema pembelian obligasi USD85 miliar per bulan.

Tapering off kemungkinan akan meningkatkan greenback, membuat minyak yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lain sehingga mengurangi permintaan.

Tan mengatakan, harga minyak mentah AS juga ditimbang penurunan signifikan dalam harga gas alam. "Akibatnya minyak mentah kemungkinan akan kehilangan beberapa permintaan akibat bahan baku yang menekan harga," katanya.

Investor juga memantau situasi di produsen minyak mentah Libya. Di mana demonstran bersenjata telah menolak menghentikan blokade panjang di terminal penting bagian timur negara itu.

Blokade pengiriman bahan bakar oleh minoritas suku Berber, telah memangkas produksi Libya sekitar 250.000 barel per hari (bph), dari tingkat normal hampir 1,5 juta bph.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved