Jabar terima DIPA APBN Rp86 T

Selasa, 17 Desember 2013 - 15:22 WIB
Jabar terima DIPA APBN...
Jabar terima DIPA APBN Rp86 T
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari APBN untuk tahun anggaran 2014 sebesar Rp86,08 triliun. Jumlah itu meningkat sekitrar Rp17 triliun dari DIPA tahun ini.

"Jadi uang yang beredar di Jawa Barat dari pemerintah pusat itu Rp86,08 triliun," kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/12/2013).

Jumlah itu merupakan keseluruhan untuk alokasi DAU dan DAK kabupaten/kota se-Jawa Barat, dekonsentrasi, dana bantuan, hingga untuk lembaga vertikal pusat yang memiliki kantor perwakilan di Jabar.

"Di antara provinsi (di Indonesia) kita paling besar. Dengan Jawa Timur kita beda Rp2 triliun sampai Rp3 triliun," ungkapnya.

Aher mengatakan, peningkatan jumlah DIPA itu adalah hal biasa. Itu sebagai bentuk dukungan pusat pada pemerintah daerah agar masing-masing daerah lebih baik dalam segala hal.

Sementara, dari total anggaran Rp86,08 triliun, Aher menyebut akan mengalokasikannya untuk berbagai program. Salah satu yang terbesar adalah untuk pengalokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekitar Rp5,4 triliun. Kesehatan dan infrastruktur juga jadi fokus utama penggunaan anggaran itu.

Soal serapan, dia berharap anggaran yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah kabupaten/kota dan provinsi. Minimal, serapan anggaran ditargetkan di atas 92 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Kinerja APBN 2021 Dinilai...
Kinerja APBN 2021 Dinilai Cukup Positif, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved