FREN lunasi kewajiban BHP pita frekuensi Rp543 M

Selasa, 17 Desember 2013 - 20:24 WIB
FREN lunasi kewajiban...
FREN lunasi kewajiban BHP pita frekuensi Rp543 M
A A A
Sindonews.com - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) telah melakukan pembayaran kewajiban Biaya Hak Penggunaan (BHP) pita frekuensi sebesar Rp543 miliar. Sebelumnya perseroan telah membayarkan Rp321 miliar, dan akhir minggu lalu sebelum jatuh tempo tanggal 15 Desember, perseroan telah melunasi kewajiban sebesar Rp222 miliar.

Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys mengatakan, pembayaran ini membuat kewajiban perusahaan sesuai dengan keputusan Kemenkominfo telah tuntas dilunasi.

“Pelunasan ini merupakan komitmen kami sebagai operator telekomunikasi nasional, untuk memenuhi kewajiban tersebut sebelum batas waktu yang ditentukan, sebagai bentuk kepatuhan atas regulasi yang telah ditetapkan. Dengan mengucap syukur, kewajiban yang sangat besar nilainya ini tetap bisa dipenuhi walaupun kondisi keuangan perusahaan cukup ketat" ujar Merza dalam siaran persnya, Selasa (17/12/2013).

Dia mengatakan, langkah perseroan ini semakin memperkuat posisi perusahaan untuk menjadi operator seluler di Indonesia. Sehingga semakin siap untuk melayani semua pelanggannya dengan jauh lebih berkualitas lagi.

Saat ini total jumlah pelanggan Smartfren hingga kuartal ketiga 2013 mencapai 12,5 juta pelanggan, dan 5,5 juta di antaranya merupakan pelanggan data.

Sementara pembangunan Base Transceiver Station (BTS) Smartfren semakin tersebar di Jawa, Bali, Sumatera, dan kota besar di Sulawesi. Sepanjang 2013 Smartfren juga memperluas area pelayanannya dengan membuka galeri Smartfren baru di Lombok, Pematang Siantar, Pontianak, Jambi, Manadi, Padang, Bangka Belitung, Aceh, Batam, Pekanbaru, Banjarmasin, dan Samarinda. Dengan demikian total keseluruhan galeri yang dimiliki Smartfren mencapai 185 Galeri.

Saat ini, merujuk data IDC (International Data Center) Q3 2013, Smartfren juga tercatat sebagai perusahaan yang berada di posisi nomor dua dalam memasarkan smartphone, dengan brand Andromax, di Indonesia setelah Samsung.

Posisi Andromax juga berada di atas dua produk handphone internasional yaitu Blackberry serta Nokia. Hal tersebut didukung dengan suksesnya serial Andromax, Smartphone yang dihadirkan oleh Smartfren sebagai usaha untuk memberikan pilihan perangkat berkualitas dan enak dipakai bagi masyarakat.

Pihaknya juga optimis mampu memberikan layanan terbaik ditengah persaingan yang ketat dengan penyedia jasa telekomunikasi seluler lainnya. “Sebagai perusahaan nasional, kami percaya ke depannya kami bukan saja operator voice dan data biasa, tapi sekaligus sebagai penyedia perangkat seluler dan layanan paket data yang lengkap, terjangkau dan memuaskan bagi pelanggan,” tutup Merza.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Begini Cara Pinjam Pulsa...
Begini Cara Pinjam Pulsa Smartfren dalam Kondisi Darurat
Smartfren Klaim Bagi-Bagi...
Smartfren Klaim Bagi-Bagi Hadiah ke Satu Juta Pelanggan dalam Sebulan
Jemput Bola, Smartfren...
Jemput Bola, Smartfren Bagi-Bagi Kartu Perdana Gratis dengan Bonus Kuota 672 GB
Smartfren Ciptakan Wadah...
Smartfren Ciptakan Wadah Kolaborasi WOWLabs untuk Incar Gen Z
Incar Perusahaan, Layanan...
Incar Perusahaan, Layanan Fiber in the Air Smartfren Klaim Lebih Murah
Begini Cara Gunakan...
Begini Cara Gunakan Kuota Gratis 384 GB Smartfren untuk Pengguna OPPO A15
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
3 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
3 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Rusia Aktifkan Kembali...
Rusia Aktifkan Kembali Pesawat Pengintai M-55 Geophysica
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved