Rupiah sesi siang ke level Rp12.163/USD
Kamis, 19 Desember 2013 - 12:26 WIB
Rupiah sesi siang ke level Rp12.163/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) siang ini fluktuatif di tengah kembali menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini pada level Rp12.163/USD atau menguat dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp12.208/USD. Posisi siang ini terepresiasi tipis dibanding penutupan Rabu (18/12/2013) di level Rp12.168/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp12.191/USD atau terkoreksi 40 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.151/USD.
Sementara IHSG siang ini ditutup naik 41,7 poin atau 1 persen ke level 4.237,98 didukung meningkatnya aksi beli asing. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan 2,73 15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp164,98 miliar.
Penguatan IHSG didukung positifnya Wall Street pada perdagangan semalam setelah the Fed mengumumkan akan melakukan pemangkasan stimulus mulai Januari 2014 karena ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah cukup kuat.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini pada level Rp12.163/USD atau menguat dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp12.208/USD. Posisi siang ini terepresiasi tipis dibanding penutupan Rabu (18/12/2013) di level Rp12.168/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp12.191/USD atau terkoreksi 40 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.151/USD.
Sementara IHSG siang ini ditutup naik 41,7 poin atau 1 persen ke level 4.237,98 didukung meningkatnya aksi beli asing. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan 2,73 15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp164,98 miliar.
Penguatan IHSG didukung positifnya Wall Street pada perdagangan semalam setelah the Fed mengumumkan akan melakukan pemangkasan stimulus mulai Januari 2014 karena ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah cukup kuat.
(rna)