Ini solusi KKP bangun industri kelautan dan perikanan

Jum'at, 20 Desember 2013 - 13:46 WIB
Ini solusi KKP bangun...
Ini solusi KKP bangun industri kelautan dan perikanan
A A A
Sindonews.com - Pendekatan ekonomi biru (blue economy) yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam program industrialisasi kelautan dan perikanan, mulai menunjukkan hasil positif. Hal tersebut didasarkan pada sejumlah Indikator Kinerja Utama (IKU) KKP 2013 yang menjadi cerminan keberhasilan tersebut.

Pada tahun ini, produksi perikanan tercatat sebesar 15,3 juta ton. Selain itu, untuk pertama kalinya Indonesia berhasil memproduksi garam swasemba dengan produksi 2 juta ton, tingkat konsumsi ikan 34 kg/kapita per tahun, sedangkan nilai tukar nelayan/pembudidaya sebagai salah satu indikator kesejahteraan mencapai 105,4.

Program industrialisasi kelautan dan perikanan dengan pendekatan ekonomi biru (blue economy) merupakan program utama dan unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dan program tersebut dinilai berhasil dengan indikasi terjadi peningkatan hasil produksi di sektor perikanan dan kelauatan.

"Sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peranan dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya penyediaan bahan bakar berprotein, perolehan devisa dan penyediaan lapangan kerja," kata Inspektur Jenderal Andha Fauzi Miraza saat membacakan amanah Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sharip Cicip Sutardjo dalam acara Media Gathering mengenai kilas balik program KKP, di Hotel Manhattan, Kamis (19/12/2013) malam.

Menurut Sharif, kontribusi sektor perikanan pada PBD cukup tinggi. Untuk tahun 2012, tercatat Rp57,69 triliun atau naik dari sebelumnya Rp54,18 triliun. Tingginya PDB perikanan, mencerminkan bahwa sektor kelautan dan perikanan mempunyai andil besar pada perekonomian nasional.

"Produksi perikanan tahun 2012 mencapai 15,26 juta ton, yang terbagi atas perikanan tangkap sebesar 5,81 juta ton dan perikanan budidaya sebesar 9,45 juta ton. Capaian tersebut, telah melampaui target tahun 2012 yakni sebesar 14,86 juta ton," tandasnya.

Saat ini, lanjut dia, KKP juga tengah menjalankan rencana strategis kinerja ekspor produk perikanan seperti diverifikasi pasar ekspor, negoisasi hambatan tarif, penanganan hambatan pasar serta upaya pemenuhan ketersediaan bahan baku bagi kegiatan ekspor.

"Terkait Blue Economy, KKP menekankan pada pelaksanaan industrialisasi kelautan dan perikanan melalui peningkatan nilai tambah dan sinergi hulu hilir usaha ekonomi kelautan dan perikanan," tambahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved