Rupiah ditutup di level Rp12.201/USD
Selasa, 24 Desember 2013 - 16:57 WIB
Rupiah ditutup di level Rp12.201/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini terdepresiasi tipis seiring berhasil menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan jelang libur Natal.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup pada level Rp12.201 per USD. Posisi ini terdepresiasi 6 poin dibanding penutupan Senin (23/12/2013) di level Rp12.195 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.230 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp12.160 per USD dan terlemah di level Rp12.245 per USD.
Data yohoofinance menunjukkan rupiah di level Rp12.201 per USD, dengan kisaran harian Rp12.185-12.241 per USD. Posisi sore ini terdepresiasi 6 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.195 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp12.215 per USD atau terapresiasi 31 poin dibanding hari kemarin di level Rp12.246/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah di level Rp12.204 per USD atau menguat 42 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.246 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah hari ini tertahan menguatnya IHSG. IHSG pagi tadi dibuka menguat, namun pada akhir sesi I terpeleset ke zona merah. Kendati demikian, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan menjelang libur Natal di zona positif.
"Tertahannya pelemahan rupiah ini di tengah mulai meningkatnya permintaan permintaan dolar oleh korporasi di akhir tahun," kata dia.
Adapun, IHSG sore ini berhasil ditutup menguat 13,23 poin atau 0,32 persen ke level 4.202,83 karena didukung aksi beli investor asing.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,60 triliun dengan 3,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp13,82 miliar. Tercatat sebanyak 126 saham naik, 1008 saham melemah dan 123 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup pada level Rp12.201 per USD. Posisi ini terdepresiasi 6 poin dibanding penutupan Senin (23/12/2013) di level Rp12.195 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.230 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp12.160 per USD dan terlemah di level Rp12.245 per USD.
Data yohoofinance menunjukkan rupiah di level Rp12.201 per USD, dengan kisaran harian Rp12.185-12.241 per USD. Posisi sore ini terdepresiasi 6 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.195 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp12.215 per USD atau terapresiasi 31 poin dibanding hari kemarin di level Rp12.246/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah di level Rp12.204 per USD atau menguat 42 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.246 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah hari ini tertahan menguatnya IHSG. IHSG pagi tadi dibuka menguat, namun pada akhir sesi I terpeleset ke zona merah. Kendati demikian, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan menjelang libur Natal di zona positif.
"Tertahannya pelemahan rupiah ini di tengah mulai meningkatnya permintaan permintaan dolar oleh korporasi di akhir tahun," kata dia.
Adapun, IHSG sore ini berhasil ditutup menguat 13,23 poin atau 0,32 persen ke level 4.202,83 karena didukung aksi beli investor asing.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,60 triliun dengan 3,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp13,82 miliar. Tercatat sebanyak 126 saham naik, 1008 saham melemah dan 123 saham stagnan.
(rna)