China optimis perdagangan 2014 lebih baik

Senin, 30 Desember 2013 - 19:43 WIB
China optimis perdagangan...
China optimis perdagangan 2014 lebih baik
A A A
Sindonews.com - China yakin lingkungan perdagangan tahun depan akan lebih baik, didorong peningkatan permintaan dari luar negari, seiring pemulihan ekonomi di beberapa negara maju.

"Lingkungan perdagangan akan meningkatkan pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mempromosikan efek lebih lanjut yang akan menunjukkan pertumbuhan (perdagangan) dan ekonomi di beberapa negara maju terlihat pulih," tulis surat kabar Partai Komunis, People's Daily, seperti dilansir dari China.org, Senin (30/12/2013).

Fan Jianping, kepala ekonom Pusat Informasi Negara memprediksi, kontribusi perdagangan luar negeri terhadap pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) akan meningkat menjadi 0,1 persen pada 2014, naik dari minus 0,1 poin persentase pada tiga kuartal pertama tahun ini.

Sementara Departemen Perdagangan China memperkirakan, pada Jumat (27/12/2013), bahwa perdagangan luar negeri kemungkinan akan tumbuh lebih dari 7 persen pada tahun sebelumnya, menjadi sebesar USD4,14 triliun won pada 2013, sedikit lebih rendah dari target resmi sebesar 8 persen.

Pada akhir Juli, pemerintah meluncurkan langkah-langkah untuk menstabilkan pertumbuhan perdagangan dengan membantu perusahaan-perusahaan dalam menghadapi permintaan eksternal yang lemah dan meningkatnya biaya.

Namun, permintaan eksternal secara bertahap akan mengambil momentum pada tahun depan, karena banyak lembaga memprediksi pemulihan ekonomi global akan mempercepat 2014.

Dalam laporan awal bulan ini, Citigroup memperkirakan, bahwa pertumbuhan PDB riil global akan meningkat dari 2,4 persen pada 2013 menjadi sekitar 3,1 persen tahun depan, dengan pertumbuhan di negara maju naik dari 1,1 persen tahun ini menjadi sekitar 2 persen pada 2014.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
23 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
41 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved