Elpiji 3 kg langka, agen dan pengecer diminta bungkam

Rabu, 01 Januari 2014 - 17:17 WIB
Elpiji 3 kg langka,...
Elpiji 3 kg langka, agen dan pengecer diminta bungkam
A A A
Sindonews.com - Kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram (kg) terus berlangsung di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (jateng). Kelangkaan diperparah dengan minimnya informasi dari para pengecer dan agen terhadap konsumen.

Keterangan yang dihimpun Koran Sindo, dari sejumlah masyarakat wilayah di Kabupaten Klaten menyebutkan, informasi langkanya elpiji tidak disampaikan kepada masyarakat. Sehingga setiap hari warga harus kebingungan mencari elpiji 3 kg.

Keterangan yang didapatkan dari salah seorang Konsumen, Suyitno mengatakan, agen dan pengecer gas di wilayah Klaten enggan memberi informasi atau pengumuman mengenai pasokan gas. Sehingga, warga selalu dibuat 'kecele'.

"Saat ini tidak ada pengumuman gas masih ada atau habis. Sehingga membingungkan kita. Kita sudah sampai pangkalan tapi tidak ada gas, padahal sebelumnya ada pengumuman seperti itu," katanya, Rabu (1/1/2014).

Warga lainya, Ngatino mengaku selalu mendapatkan jawaban tidak memuaskan dari agen dan pengecer di wilayahnya saat menanyakan keberadaan elpiji 3 kg. Menurutnya agen tidak terbuka dengan para konsumen sejak kelangkaan gas tersebut terjadi hingga saat ini.

Salah seorang pemlik agen elpiji di wilayah Klaten Tengah, Anto juga membenarkan adanya aksi tutup mulut yang dilakukan agen dan pengecer. Hal itu disebabkan adanya perintah dari Hiswana Migas untuk tidak memberi informasi apa-apa terhadap warga dan juga wartawan.

"Mau ngomong bagaimana, ya dilarang dari Hiswana Migas, jadi kita lebih baik diam saja," ujarnya.

Sementara, Ketua Elpiji Tiga Kilogram Hiswana Migas Solo, Budi Prasetyo membenarkan hal tersebut. Menurutnya larangan tutup mulut itu dilakuka agar tidak adanya kesalahan informasi di tingkat masyarakat megenai kelangkaan gas itu.

Menurutnya, jika terjadi kesalahan informasi nantinya bisa menimbulkan keresahan berkepanjangan. Pihaknya mengaku telah berusaha untuk mengatasi kelangkaan gas tersebut agar segera teratasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
4 menit yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
28 menit yang lalu
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
59 menit yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved