Indeks harga grosir nonmigas Desember naik 1,32%

Kamis, 02 Januari 2014 - 13:04 WIB
Indeks harga grosir...
Indeks harga grosir nonmigas Desember naik 1,32%
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, indeks harga grosir/agen atau Indeks Harga Perdagagan Besar (IHPB) umum nonmigas pada Desember 2013 sebesar 122,08 atau naik 1,32 persen dari IHPB November 2013 sebesar 120,49.

Kepala BPS, Suryamin mengatakan, kenaikan tersebut terjadi pada semua sektor dan kelompok barang. Sektor pertanian naik 2,21 persen, pertambangan dan penggalian naik 0,21 persen, industri sebesar 1,15 persen, kelompok barang impor non migas 0,67 persen, dan kelompok barang ekspor non migas 1,96 persen.

"Maka perubahan IHPB nonmigas sepanjang 2013 sebesar 12,69 persen dan perubahan IHPB year on year sebesar 12,69 persen," katanya, Kamis (2/1/2014).

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Desember 2013,
antara lain mentimun, tomat, tepung tapioka, kopra, minyak kelapa sawit, kayu dan barang dari kayu impor, sayuran impor, kopi, teh, dan rempah-rempah ekspor, serta minyak atsiri, dan kosmetik wangi-wangian ekspor.

Menurutnya, pada Desember 2013, sektor industri merupakan penyumbang andil terbesar perubahan IHPB, yaitu sebesar 0,61 persen. Sektor pertanian andil 0,24 persen, pertambangan dan penggalian 0,01 persen, kelompok barang impor non migas 0,10 persen, dan kelompok barang ekspor non migas 0,36 persen.

"IHPB bahan bangunan atau konstruksi yang terdiri dari lima kelompok jenis bangunan pada Desember 2013 secara umum mengalami kenaikan sebesar 0,69 persen dibandingkan bulan sebelumnya," jelasnya.

Pada Desember 2013 semua kelompok jenis bangunan mengalami kenaikan indeks.
Kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal mengalami kenaikan paling tinggi, yaitu 0,86 persen. Sementara, kelompok bangunan pekerjaan umum untuk pertanian naik sebesar 0,50 persen.

Sementara, kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan naik 0,48 persen, kelompok bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum, dan komunikasi 0,69 persen, dan kelompok bangunan lainnya 0,37 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
46 menit yang lalu
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
57 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
2 jam yang lalu
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved