PTBA targetkan Pelabuhan Tarahan beroperasi semester I

Kamis, 02 Januari 2014 - 13:05 WIB
PTBA targetkan Pelabuhan...
PTBA targetkan Pelabuhan Tarahan beroperasi semester I
A A A
Sindonews.com - Guna mendukung peningkatan volume penjualan dan volume produksi batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan melakukan peningkatan kapasitas Pelabuhan Tarahan dari saat ini sekitar 13 juta ton per tahun menjadi 25 juta ton per tahun. Pelabuhan ini, rencananya akan beroperasi pada semester I/2014.

Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan, perseroan juga membangun tambahan satu jetty (dermaga) baru dengan kapasitas sandar 150 ribu–200 ribu DWT (capesize) di samping dermaga yang lama dengan kapasitas sandar 80 ribu DWT (Panamax), sehingga Pelabuhan Tarahan dapat disandari dua kapal sekaligus.

“Bukan hanya itu, kami juga membangun tambahan dua RCD (alat bongkar batu bara dari gerbong kereta api), di samping dua RCD yang sudah ada,” kata Joko di Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Dengan demikian, pembongkaran batu bara di Pelabuhan Tarahan dapat dilakukan untuk empat rangkaian gerbong batu bara sekaligus.

Direktur Utama PTBA Milawarma menambahkan, untuk menjamin keandalan operasional Pelabuhan Tarahan, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan PLTU Pelabuhan Tarahan dengan kapasitas 2x8 MW pada Desember 2013, sehingga PTBA tidak lagi menggunakan daya listrik PLN.

Bahkan, pihaknya juga telah menandatangani pernjanjian jual-beli kelebihan daya listrik (exess power) yang dihasilkan PLTU tersebut dengan PT PLN sebesar 6-12 MW secara fluktuatif. PTBA sebelumnya sudah menandatangani kontrak jual beli exess power dengan PT PLN dari PLTU Tanjung Enim 3x10 MW.

“Pembangunan PLTU untuk memenuhi kebutuhan sendiri ini merupakan upaya perusahaan menekan biaya operasional, sekaligus menjamin operasional perusahaan,” ujar dia.

Menurut dia, proyek pengembangan lainnya seperti PLTU Banjarsari 2x110 MW oleh PT Bukit Asam Prima di Lahat juga dijadwalkan mulai beroperasi pada semester II/2014. Selanjutnya proyek PLTU Banko 2x620 MW oleh PT Huadian Bukit Asam Power dijadwalkan tahun depan memulai pembangunan konstruksi, setelah pada kuartal I/2014 menyelesaikan aspek pendanaan.

Kemudian, proyek PLTU Peranap 800 MW–1.200 MW di Indragiri Hulu Riau yang sedang persiapan penyusunan fesibility study atau kajian kelayakannya. Adapun, proyek Coal Bed Methane (CBM) milik PTBA di wilayah operasi Tanjung Enim telah menyelesaikan pengeboran tiga sumur produksi.

Joko menjelaskan, proyek tersebut pada tahun ini akan melakukan pengeboran tiga core hole baru dan satu sumur produksi baru. “Dijadwalkan pada 2015, CBM Tanjung Enim sudah mulai beroperasi dengan kapasitas setara kebutuhan bahan bakar untuk sebuah PLTU dengan kapasitas 200 MW,” tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berantas Buta Matematika,...
Berantas Buta Matematika, PTBA Alokasikan Rp1 Miliar Latih Ratusan Guru
Bukit Asam (PTBA) Boyong...
Bukit Asam (PTBA) Boyong 4 Penghargaan IDIA Awards 2023
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Koreksi, Saham PTBA jadi Primadona
Kurangi Emisi, PTBA...
Kurangi Emisi, PTBA Operasikan Hybrid Dump Truck hingga Bus Listrik
PTBA Bakal Ganti Pengurus,...
PTBA Bakal Ganti Pengurus, Realisasi Proyek Gasifikasi Batu Bara Dinanti
Atasi Perubahan Iklim,...
Atasi Perubahan Iklim, Pengembangan Teknologi Dekarbonisasi Harus Terus Dipacu
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
28 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
52 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Infografis
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata...
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata Mossad saat Beroperasi di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved