Harga minyak mentah dunia dibuka menguat

Kamis, 02 Januari 2014 - 20:24 WIB
Harga minyak mentah...
Harga minyak mentah dunia dibuka menguat
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah global pada pembukaan 2014 sedikit lebih tinggi, karena investor mengantisipasi kenaikan data stok dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang optimis.

Minyak mentah Brent North Sea untuk Februari, bertambah 30 sen menjadi USD111,10 per barel jelang tengah hari di London. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, hanya tumbuh 29 sen menjadi USD98,71 per barel.

Sanjeev Gupta, kepala praktik minyak dan gas Asia Pasifik di perusahaan konsultan EY, mengatakan harga didukung oleh tanda-tanda kebangkitan ekonomi AS.

Sementara Kelly Teoh, strategi pasar IG Markets, Singapura menyebutkan, investor melihat ke depan rilis data stok AS pada Jumat (3/1/2014) waktu setempat, dengan perdagangan Asia tipis karena penutupan pasar keuangan Jepang. Laporan yang biasanya dirilis setiap Rabu, ditunda karena liburan Tahun Baru.

Menurut analis yang disurvei Dow Jones Newswires, perkiraan rata-rata pasokan minyak mentah AS untuk pekan lalu, turun 2,2 juta barel.

"Semua orang hanya melihat persediaan. Saya tidak berpikir dalam hal fundamental, sesuatu telah berubah kenapa gerakan ini sangat tenang," kata Teoh, seperti dilansir dari AFP, Kamis (2/1/2014).

Investor juga memantau situasi di produsen minyak Iran setelah kantor berita IRNA pada Rabu (1/1/2014) mengatakan para ahli dari Teheran dan kekuatan dunia telah memilih 20 Januari, waktu untuk mulai menerapkan kesepakatan mengenai program nuklir negara tersebut.

Iran dan P5+1 negara (Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia dan China plus Jerman) telah mengadakan pembicaraan teknis terkait pelaksanaan kesepakatan yang dicapai pada November lalu.

Seperti diketahui, ekspor minyak mentah Teheran telah dibelah dua menjadi 1,2 juta barel per hari, akibat sanksi internasional atas dugaan pengembangan senjata nuklir. Republik negara Islam (anggota dari OPEC) itu menegaskan pengayaan uranium yang dilakukannya murni untuk tujuan damai.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
29 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
49 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved