IHSG akhir pekan dibayangi aksi profit taking

Jum'at, 03 Januari 2014 - 08:30 WIB
IHSG akhir pekan dibayangi...
IHSG akhir pekan dibayangi aksi profit taking
A A A
Sindonews.com - Sambut akhir pekan, sekaligus perdagangan hari ke dua tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak menguat pada kisaran support 4.277-4.300 dan resistance 4.338-4.342.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG kembali melewati kisaran target resisten 4.278-4.293 yang menunjukkan masih tingginya aksi beli, meskipun aksi profit taking masih membayangi di awal tahun ini.

"Diharapkan laju penguatan masih akan terjadi dan tidak langsung dimanfaatkan untuk melepas posisi setelah terjadi kenaikan dalam empat hari terakhir," kata Reza, Jumat (3/1/2014).

Optimisme penguatan lanjutan ini, kata Reza, juga merujuk laju IHSG yang sejak awal pembukaan perdagangan kemarin mampu bertahan di zona positif melanjutkan penguatan yang telah terjadi sejak menjelang libur Natal hingga Tahun Baru 2014.

Para pelaku pasar pun menyimpan optimisme kondisi pasar modal Tanah Air akan membaik sambil memanfaatkan juga masih rendahnya harga-harga saham. Selain itu, dengan dirilisnya inflasi yang di bawah level psikologis pelaku pasar dan surplusnya neraca perdagangan Indonesia menambah sentimen positif.

Sektor konsumer masih mencatatkan persentase kenaikan yang tinggi setelah secara tahunan tercatat sebagai salah satu sektor yang berkinerja baik dan seiring positifnya sebagian besar bursa saham Asia dan kembalinya nett buy asing.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 4.327,27 jelang akhir sesi 2 dan menyentuh level terendah 4.287,81 di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.327,27.

"Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell," papar Reza.

Dri luar negeri, sentimen positif berupa optimisme laju bursa saham Asia akan membaik di tahun 2014 masih mewarnai pergerakan sejumlah bursa saham di Asia yang masih melanjutkan kenaikannya. Laju positif terutama dirasakan Nikkei yang masih menanggapi positif pelemahan nilai tukar yen seiring langkah pemerintahan Jepang yang akan mengatasi deflasi.

Tetapi, rilis penurunan NBS dan HSBC manufacturing PMI China membuat laju Shanghai dan Shenzen harus mendekam di zona merah. Begitu juga dengan KOSPI yang juga memerah setelah rilis penurunan trade balance, meski indeks manufakturnya mengalami kenaikan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
41 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
14 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved