SBY janji carikan solusi lonjakan harga elpiji

Minggu, 05 Januari 2014 - 17:39 WIB
SBY janji carikan solusi...
SBY janji carikan solusi lonjakan harga elpiji
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini menggelar rapat terbatas untuk membahas kenaikan harga elpiji 12 kilogram (kg) di Bandara Halim Perdana Kusama, Jakarta Timur. Pertemuan itu sengaja digelar di Halim Perdana Kesuma karena kepala negara baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya di Surabaya, Jawa Timur.

Pantauan Sindonews beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II telah berdatangan di Bandara Halim Perdana Kusuma di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.

SBY berjanji akan mencarikan solusi terbaik termasuk dengan mengadakan rapat terbatas ini. "Kemarin sore, wakil presiden juga sudah menjelaskan pada saya apa yang telah dihasilkan dalam pertemuan kemarin di Jakarta," kata SBY saat membuka rapat, Minggu (5/1/2014).

"Termasuk, opsi yang tersedia dan solusi apa yang bisa kita pilih. Oleh karena itu, karena saya juga terus berkomunikasi, sebetulnya sejak kemarin sampai hari ini, saya tidak akan mundur ke belakang, karena yang penting bagi kita ini solusi apa yang patut kita pilih dan kemudian kita jalankan," sambungnya.

Kepala negara tidak menutup untuk berkomunikasi dengan pihak manapun guna mencari solusi dari kenaikan harga elpiji, termasuk menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kira-kira itu intinya dan manakala masih ada keperluan kita, misalnya untuk melakukan komunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan, itu pun dapat atau barangkali juga perlu kita lakukan," terangnya.

Dalam kesempatan itu, SBY yakin kebijakan yang dilakukan Pertamina telah melalui pertimbangan, tetapi dirinya mengingatkan bahwa kenaikan elpiji nonsubsidi itu telah menjadi perhatian publik.

"Artinya tidak dengan serampangan. Meskipun itu kewenangan Pertamina, sesuai aturan yang berlaku dan memang tidak diperlukan persetujuan presiden, tetapi karena situasinya sekarang menjadi perhatian publik yang cukup luas," tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut SBY, pemerintah memandang perlu untuk kelola persoalan ini sambil cari solusi yang tepat. "Tepat untuk ekonomi kita, tepat untuk rakyat kita dan tepat untuk bersama-samaa membangun negara ini ke arah yang lebih baik," tuntasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved