Listrik Bandara Ngurah Rai padam, 14 penerbangan terganggu

Senin, 06 Januari 2014 - 18:29 WIB
Listrik Bandara Ngurah...
Listrik Bandara Ngurah Rai padam, 14 penerbangan terganggu
A A A
Sindonews.com - PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, mengakui pada hari Minggu (5/1/2014) lalu telah terjadi pemadaman listrik di terminal baru bandara tersebut. Akibatnya 14 penerbangan terganggu sepanjang hari kemarin.

Corporate Communication PT Angkasa Pura I, Arif Haryanto menjelaskan pada pukul 07.55 WITA, supply listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) padam, tepatnya berada di terminal baru Bandara Udara I Gusti Ngurah Rai. Meski demikian, menurut dia, pada saat yang sama genset yang dimiliki perseroan bisa digunakan dan berjalan normal.

"Pada pukul 08.20 WITA, supply PLN on, tetapi beberapa fasilitas belum kembali normal (menyala), di antaranya SCP1 internasional sebelah timur, penerangan kedatangan internasional sebelah utara, SCP1 domestik sebelah timur, ticketing domestik, lift dan eskalator," kata Arif dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Senin (6/1/2014).

Akibat kejadian tersebut, kata dia, terjadi keterlambatan penerbangan baik untuk rute domestik maupun internasional. Bahkan ada sejumlah penumpang yang tertinggal pesawat. Sementara penerbangan yang terganggu di rute domestik sebanyak 11 penerbangan, diantaranya dialami oleh Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Merpati Nusantara Airlines dan Lion Air. Untuk rute penerbangan internasional terdapat tiga keterlambatan yang dialami oleh Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia.

"Penyebab pemadaman ini ada empat buah MCB di SSF1 (kulkul yang terbakar, sedangkan tindak lanjutnya yaitu melalui pengidentifikasian permasalahan," lanjut dia.

Arif menjelaskan, perseroan telah menurunkan tim yang terdiri dari Kontraktor Paket 3 PPBIB (WIKA), Staf Unit Listrik Cabang dan PPBIB mengidentifikasi adanya panel yang terbakar. Perseroan juga telah menindaklanjuti temuan tersebut dengan melepas beban empat buah MCB yang terbakar dan memindahkannya dengan melakukan jumper ke panel di Kulkul 1 agar supply power ke sisi Timur terminal dapat menyala (hidup kembali).

"Akibat upaya mangatasi permasalah tersebut, pada pukul 10:05 WITA fasilitas SCP 1 Internasional dan domestik sudah berjalan normal," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved