Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Kamis, 16 April 2020 - 22:45 WIB
loading...
Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Kediri yang diprakarsai PT Gudang Garam melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) lakukan groundbreaking. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur telah dimulai bertepatan dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama (groundbreaking). Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Kediri yang diprakarsai PT Gudang Garam melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga selaku Menteri Perhubungan ad interim, menyampaikan apresiasi atas Pencanangan Pembangunan Bandar Udara Kediri.
“Kami turut mengapresiasi kerjasama yang erat pemerintah dan badan usaha, sehingga dapat meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia, khususnya Jawa Timur,” jelas Luhut yang mengikuti kegiatan pencanangan pembangunan Bandara Kediri secara daring, Rabu (15/4/2020),
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bandara ini nantinya akan membuka konektivitas aksesibilitas transportasi di Jawa Timur Bagian Selatan, diantaranya sektor agro dan maritim. "Kami berharap proses pembangunan bandara ini dapat sejalan dengan Program Strategis Nasional (PSN)." Kata Khofifah
Senada dengan Khofifah, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, juga menyampaikan bahwa pembangunan bandar udara ini akan meningkatkan konektivitas udara di wilayah Jawa Timur.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga selaku Menteri Perhubungan ad interim, menyampaikan apresiasi atas Pencanangan Pembangunan Bandar Udara Kediri.
“Kami turut mengapresiasi kerjasama yang erat pemerintah dan badan usaha, sehingga dapat meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia, khususnya Jawa Timur,” jelas Luhut yang mengikuti kegiatan pencanangan pembangunan Bandara Kediri secara daring, Rabu (15/4/2020),
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bandara ini nantinya akan membuka konektivitas aksesibilitas transportasi di Jawa Timur Bagian Selatan, diantaranya sektor agro dan maritim. "Kami berharap proses pembangunan bandara ini dapat sejalan dengan Program Strategis Nasional (PSN)." Kata Khofifah
Senada dengan Khofifah, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, juga menyampaikan bahwa pembangunan bandar udara ini akan meningkatkan konektivitas udara di wilayah Jawa Timur.
Lihat Juga :