Revisi harga elpiji 12 kg rugikan pangkalan

Senin, 06 Januari 2014 - 18:43 WIB
Revisi harga elpiji...
Revisi harga elpiji 12 kg rugikan pangkalan
A A A
Sindonews.com - Sejumlah pemilik pangkalan gas epliji mengaku merugi akibat kebijakan pemerintah yang tidak tegas dalam menentukan harga jual gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg).

Banyak pangkalan terlanjur kulakan menggunakan harga yang ditetapkan pada 1 Januari lalu, sementara mulai besok harga akan kembali turun.

Pemilik pangkalan gas elpiji di Kriyanan, Wates, Dalduri Budi Prasetya mengatakan, pada 1 Januari lalu dirinya sudah telanjur kulakan 12 kg dengan harga Rp135 ribu. Saat itu dia membeli sekitar 30 tabung dan baru beberapa saja yang terjual.

Dengan adanya revisi harga, dipastikan dirinya akan menjadi korban. “Kalau ini turun, jelas kami yang rugi,” ujarnya, Senin (6/1/2014).

Dalduri berharap pemerintah melakukan sosialisasi kepada agen dan pangkalan sebelum menaikkan harga. Informasi itu sangat penting untuk mempersiapkan langkah bagi agen dan pangkalan.

Menurut Dalduri, itu merupakan bisnis yang akan selalu berorientasi terhadap profit. “Gas telah menjadi kebutuhan, jadi jangan sepihak menaikkan dan menurunkan harga,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Para agen gas elpiji 12 kilogram (kg) tampaknya harus bersiap menanggung rugi lantaran PT Pertamina (Persero) merevisi kenaikan harga dari semula naik Rp3.500 per kg menjadi hanya naik Rp1.000 per kg.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya menerangkan, pihaknya tidak akan memberikan kompensasi bagi agen yang masih memiliki stok elpiji dari penetapan harga kenaikan Rp3.500 per kg.

"Semuanya harus mengikuti harga yang berlaku dari hasil keputusan hari ini. Bagi agen yang masih memiliki stok ketika mereka membeli di harga 1 Januari (ketika kenaikan Rp3.500 per Kg) Pertamina tidak akan melakukan pengembalian, perubahan harga itu sudah merupakan risiko bisnis," terang Hanung di Gedung Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (6/1/2014).

Dikatakannya pula, keputusan revisi kenaikan harga ini telah disampaikan kepada agen-agen elpiji. "Untuk Jakarta, harga jual di agen Rp90.500 per tabung. Di kota lain, akan disampaikan secara detil," jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved