Samsung perkirakan pendapatan pada Q4 anjlok
Selasa, 07 Januari 2014 - 12:26 WIB
Samsung perkirakan pendapatan pada Q4 anjlok
A
A
A
Sindonews.com - Rakasasa elektronik Korea Selatan, Samsung memperkirakan penurunan tajam pada laba operasional untuk kuartal keempat (Q4) 2013, sebagai perlambatan penjualan smartphone high-end dan mata uang won yang kuat.
Perusahaan memperkirakan laba operasional sebesar 8,3 triliun won (USD7,8 miliar) untuk Oktober-Desember 2013, turun 18,3 persen dari kuartal ketiga dan 6,1 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya.
Penjualan kemungkinan akan mencapai 59 triliun won, turun 0,1 persen dari kuartal ketiga, namun naik 5,24 persen dari tahun sebelumnya.
Ini menandai penurunan pertama kuartalan laba operasional Samsung, sejak tiga bulan pertama 2013 dan akan menjadi angka terendah sejak Juli-September 2012. Ini juga merupakan penurunan pertama dari tahun-ke-tahun (yoy) pada laba operasi perusahaan selama lebih dari dua tahun.
Samsung - produsen ponsel dan TV top dunia - membukukan rekor laba bersih pada tiga kuartal pertama tahun lalu, sebagian besar didorong oleh penjualan yang kuat dari smartphone. Saat ini mereka tidak mengungkapkan perkiraan laba bersih untuk kuartal keempat.
Pedoman pendapatan terbaru menunjukkan penjualan tahunan perusahaan dan laba usaha pada 2013 mencapai rekor tertinggi masing-masing 228,4 triliun won dan 36,7 triliun won.
Samsung yang mengambil alih posisi Apple sebagai produsen smartphone top dunia dalam dua tahun terakhir melihat penjualan perangkat high-end melambat karena pasar semakin jenuh.
"Samsung terus mengembangkan penjualan. Tapi, sekarang permintaan pasar (handset) tampaknya telah mencapai batas," kata Kim Ji-Woong, analis E-Trade Securities di Seoul.
Perusahaan memperkirakan laba operasional sebesar 8,3 triliun won (USD7,8 miliar) untuk Oktober-Desember 2013, turun 18,3 persen dari kuartal ketiga dan 6,1 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya.
Penjualan kemungkinan akan mencapai 59 triliun won, turun 0,1 persen dari kuartal ketiga, namun naik 5,24 persen dari tahun sebelumnya.
Ini menandai penurunan pertama kuartalan laba operasional Samsung, sejak tiga bulan pertama 2013 dan akan menjadi angka terendah sejak Juli-September 2012. Ini juga merupakan penurunan pertama dari tahun-ke-tahun (yoy) pada laba operasi perusahaan selama lebih dari dua tahun.
Samsung - produsen ponsel dan TV top dunia - membukukan rekor laba bersih pada tiga kuartal pertama tahun lalu, sebagian besar didorong oleh penjualan yang kuat dari smartphone. Saat ini mereka tidak mengungkapkan perkiraan laba bersih untuk kuartal keempat.
Pedoman pendapatan terbaru menunjukkan penjualan tahunan perusahaan dan laba usaha pada 2013 mencapai rekor tertinggi masing-masing 228,4 triliun won dan 36,7 triliun won.
Samsung yang mengambil alih posisi Apple sebagai produsen smartphone top dunia dalam dua tahun terakhir melihat penjualan perangkat high-end melambat karena pasar semakin jenuh.
"Samsung terus mengembangkan penjualan. Tapi, sekarang permintaan pasar (handset) tampaknya telah mencapai batas," kata Kim Ji-Woong, analis E-Trade Securities di Seoul.
(dmd)
Lihat Juga :