Agen elpiji Jateng langsung sesuaikan harga baru

Selasa, 07 Januari 2014 - 18:07 WIB
Agen elpiji Jateng langsung...
Agen elpiji Jateng langsung sesuaikan harga baru
A A A
Sindonews.com - Pasca revisi kenaikan harga elpiji nonsubsidi 12 kilogram (kg), agen elpiji Pertamina di wilayah Jateng & DIY langsung menyesuaikan harga penjualan.

Berdasarkan pantauan lapangan, di sejumlah agen elpiji 12 kg di kota Semarang harga elpiji berada di kisaran Rp89.000-91.300 per tabung. Harga tersebut merupakan harga jual agen, sedangkan sampai ke tingkat konsumen akan bervariasi, menyesuaikan dengan jarak suplai point.

Sebelumnya harga elpiji 12 kg berada di kisaran Rp122.400 per tabung hingga Rp124.700 per tabung bahkan di tingkat konsumen langsung harganya mencapai Rp130.000.

Untuk harga tertinggi karena supply point yang paling jauh berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan harga yang berada di kisaran terendah berada di wilayah Cilacap, dan Semarang.

Manajer PT Duta Prima Harapan Santosa Fernando Fery salah satu agen Pertamina, mengatakan, dirinya langsung menerapkan harga baru yakni Rp89.000 per tabungnya. ”Pagi ini kita langsung sesuaikan,” katanya, Selasa (7/1/2014).

Dia mengatakan, dengan ketetapan harga baru tersebut, pihaknya mengalami kerugian, mengingat sebelumnya telah melakukan pembelian dari pertamina dengan harga yang lama, dan masih ada stok elpiji 12 kg yang belum terjual.

Terpisah, Assisten Manager External Relation PT Pertamina Region 4 Jateng-DIY, Roberth MV Dumatubun mengatakan, akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh agen, pangkalan dan seluruh outlet resmi serta SBPU yang menjual elpiji 12 kg.

Robert mengatakan, semua agen wajib mentaati penetapan harga baru semenjak harga baru ditetapkan yakni pada 7 Januari pukul 00.00. Jika ditemukan ada agen atau pangkalan yang masih tetap melakukan penjualan dengan harga lama maka Pertamina akan memberikan sanksi tegas.

“Pertamina telah menetapkan bahwa harga lama tetap berlaku dengan pemasangan spanduk harga sampai dengan tanggal 7 Januari 2014 pukul 00.00 WIB. Adapun setelah pukul 00.00 WIB masyarakat konsumen LPG 12 Kilogram dapat membeli dengan harga baru sesuai ketetapan harga yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dengan ketetapan harga baru, berdasarkan lokasi supply point yang paling mahal di Yogyakarta, Sedangkan harga yang berada di kisaran terendah berada di wilayah Cilacap dan Semarang.

”Untuk harga ini kan tergantung suplay poin, semakin jauh akan semakin mahal. Tetapi kami dari pertamina tetap memiliki patokan, misalnya untuk Yogyakarta, karena suplay poin paling jauh harganya Rp91.300, sedangkan suplay poin terdekat yakni Semarang dan Cilacap dijual dengan harga Rp89 ribu,”bebernya.

Robert mengaku, terkait dengan kerugian yang dialami oleh Agen karena sudah terlanjur membeli Elpiji sebelum ada ketetapan harga, hal itu dianggap sebagai resiko bisni. Pertamina tidak akan memberikan ganti rugi kepada para agen. ”Berdasarkan hasil keputusan, hal itu (kerugian) menjadi resiko bisnis,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
42 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved