RFCC Cilacap beri nilai tambah USD1 juta/hari

Rabu, 08 Januari 2014 - 09:26 WIB
RFCC Cilacap beri nilai...
RFCC Cilacap beri nilai tambah USD1 juta/hari
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) memproyeksikan fasilitas residual fluid catalytic cracking (RFCC) yang berlokasi di refenery unit (RU) VI Cilacap, Jawa Tengah dapat memberikan nilai tambah pada produk olahan yang dihasilkan hingga mencapai USD1 juta per hari.

Hal ini lantaran fasilitas tersebut memungkinkan RU VI Cilacap melakukan pengolahan lebih lanjut terhadap bottom product (ampas) dari minyak mentah yang telah diolah sebelumnya oleh Pertamina, sehingga mampu menghasilkan produk bernilai tambah dengan komposisi yang lebih besar.

"Jadi, ini diolah lagi menjadi produk bernilai tinggi seperti premium, elpiji dan lain-lain. Selama ini produk buttom itu lagi ke IFO (intermediate fuel oil) yang nilainya di bawah harga crude. Jadi, kita berusaha mengolah produk yang harga jualnya biasa di atas harga beli crude," kata Project Coordinator RFCC Cilacap Amir Siagian di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (7/1/2014) malam.

Dengan adanya peningkatan nilai tambah ini, maka akan memperbesar produksi hasil olahan minyak mentah sehingga diharapkan akan mampu mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) dan produk petrokimia.

"Yang tadinya impor, dengan ini bisa dikurangi. Salah satu tujuannya itu. Jadi, impor itu bisa berkurang," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Construction Manager RFCC RU VI Cilacap Adang Sutarsa menerangkan, dengan adanya pengolahan lebih lanjut terhadap botom product, maka pihaknya dapat memberikan nilai tambah hingga mencapai USD1 juta per hari.

"Harapannya bisa ada nilai tambah yang lebih tinggi lagi, makanya ini harus ngebut. Rencananya sudah lama, tetapi realisasinya memang baru sekarang," kata dia.

Fasilitas ini sebenarnya bukan kali pertama diterapkan oleh Pertamina. Sebelumnya, perusahaan minyak dan gas pelat merah ini telah menerapkan fasilitas serupa di dua kilang lainnya, yang berlokasi di Balongan, Indramayu dan di Plaju, Palembang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
17 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
34 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved